Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Narkoba
TNI AL, BNN, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 73 Kg Sabu dan 10 Ribu Butir Ekstasi
2019-01-16 06:04:37
 

Tampak Tim Gabungan TNI-Polri, BNN dan Bea Cukai memperlihatkan bukti hasil tangkapan Narkotika Sabu dan Ekstasi.(Foto: Istimewa)
 
BELAWAN, BeritaHUKUM - Tim Gabungan yang terdiri dari TNI Angkatan Laut, Badan Nasional Narkotika (BNN) dan Bea Cukai berhasil menggalkan penyelundupan 70 Bungkus Methamphetamine (Sabu) atau seberat kurang lebih 73.949,43 Gram dan 10.000 Butir Ekstasi atau seberat kurang lebih 2.272,79 Gram dari Thailand di Perairan Jambuaye, Kecamatan Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (15/1).

Penangkapan bermula pada tanggal 10 Januari 2019 telah tertangkap tangan 3 (tiga) orang laki-laki atas nama Saiful Bahri alias Pun, Muhammad Zubir dan Muhammad Zakir yang telah membawa narkotika jenis Methampetamina (Sabu) dan Pil Ekstasi. Selanjutnya, Tim melakukan pengembangan pada tanggal 14 Januari 2019 dan berhasil menangkap 1(satu) orang lagi pelaku yaitu perempuan atas nama Metaliana yang merupakan istri dari Muhammad Zubir. Dari Metaliana ini berhasil diperoleh informasi bahwa Metaliana yang menyuruh suaminya ke laut untuk mengambil pesanan barang yang diperintahkan oleh Saudara Ramli bin Arbi alias Bang Li (55 Tahun) yang merupakan narapidana di Lapas Tanjung Gusta Medan yang berperan sebagai pengendali dan pemesan barang haram tersebut dari Malaysia.

Dari keseluruhan tersangka, Tim berhasil mengamankan 5 (lima) orang pelaku dan 1 (satu) DPO. Seluruh tersangka merupakan warga Aceh Timur ini yakni inisial SB(29 Tahun), MZ (28 Tahun), MZ (23 Tahun), Met (30 Tahun) dan RML (55 Tahun).

Selain mengamankan narkotika, Tim juga mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit Kapal Motor Karibia, 3 (tiga) buah Handphone Seluler, 1 (satu) buah Handphone Satelit, 1 (satu) unit GPS, 1 (satu) buah Kompas dan masing-masing identitas tersangka.

Pada Press Conference yang dilaksanakan di Dermaga Bea Cukai Belawan, yang menampilkan barang bukti hasil tangkapan serta menghadirkan kelima tersangka tersebut, Arman Depari selaku Deputi Bidang Pemberantasan BNN Pusat mengatakan bahwa para tersangka terancam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat(1) 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat(1) UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal Pidana Mati.

Turut hadir dalam Press Conference tersebut yakni Asintel Danlantamal I, Kapolres Belawan, Kepala Bea Cukai Belawan dan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara.(disp/bh/amp)



 

 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Pengendali 1,6 Kg Sabu dari Lapas Samarinda Dituntut 18 Tahun Penjara
  Artis FTV yang Juga DJ Agung Saga Ditangkap terkait Narkotika
  BNNP Kaltim Menangkap 2 Oknum PNS Lingkungan Pemkot Samarinda Kedapatan Nyabu
  BNNP Kaltim Amankan Bandar Sabu Warga Amburawang Samboja Beserta 100 Gram Sabu
  Polisi Mengungkap Jaringan Narkoba Shabu Riau-Jakarta-Bandung dengan 6 Tersangka
 
ads

  Berita Utama
Data C1 Tak Seluruhnya Benar, C Plano Adalah Kunci

Cegah Konflik Usai Pemilu, MUI Keluarkan Tausiyah Kebangsaan

DKPP Mesti Periksa Komisioner KPU Yang Coba Curangi Perhitungan Suara Pilpres

Sebut Ada Kecurangan Massif, Fahri Hamzah: Kita Harus Serius dan Bersatu

 

  Berita Terkini
 
Data C1 Tak Seluruhnya Benar, C Plano Adalah Kunci

Andi Arief Sarankan Prabowo Bentuk Komisi Pencari Fakta Kecurangan Pemilu 2019

Pasca Pemilu, Camat Maje Himbau Jaga Persatuan

Cegah Konflik Usai Pemilu, MUI Keluarkan Tausiyah Kebangsaan

DKPP Mesti Periksa Komisioner KPU Yang Coba Curangi Perhitungan Suara Pilpres

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2