Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Fadli Zon
Tak Peduli Gerindra Gabung Koalisi Pemerintah, Fadli Zon: Saya Akan Tetap Kritis
2019-10-27 04:52:00
 

Fadli Zon saat melantik dan menyerahkan bendera pataka DPW n DPD Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Aceh.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Tekad Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon untuk mengkritisi pemerintah tak pernah surut. Meskipun partai tempatnya bernaung resmi berkoalisi dengan partai pendukung Pemerintah Jokowi-Maruf Amin, dia mengaku akan terus menyuarakan keinginan rakyat sesuai amanah konstitusi.

Menurut mantan Wakil Ketua DPR itu, mengkritisi kebijakan pemerintah adalah bagian dari pengawasan dan amanah konstitusi. Terlebih yang dikritisi itu adalah kebijakan yang tidak prorakyat.

"Ya. Kritis itu adalah amanah konstitusi untuk tetap mengawasi pemerintah. Saya tetap akan kritis dan berpihak kepada rakyat. Karena berpihak kepada rakyat itu bagian amanah konstitusi sebagai anggota DPR," tegas Fadli Zon usai melantik pengurus DPW Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Aceh di Gedung Asrama Haji, Kota Banda Aceh, Sabtu malam (26/10).

Menurut Fadli Zon, walaupun posisi Gerindra berada di dalam pemerintahan tidak akan membungkam haknya menyuarakan kepentingan rakyat banyak atas policy yang diambil pemerintah.

Namun demikian, pemerintahan Jokowi-Maruf Amin juga harus diberikan ruang dan kesempatan untuk bekerja dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan harapan dan tuntutan masyarakat. Terutama keberpihakan mereka di bidang ekonomi, karena akan menjadi persoalan besar bangsa ke depan.

"Bagaimana pendapatan per kapita harus ditingkatkan, lapangan pekerjaan, dan persoalan-persoalan kenaikan harga kebutuhan hidup yang semakin tinggi. Sementara pendapatan semakin berkurang. Saya kira tantangan terbesar adalah ekonomi. Dan, saya tetap akan kritis," tegas Ketua Umum DPP IKM ini.

"Kritik adalah vitamin bagi demokrasi. Tanpa kritik n pengawasan, tak ada lagi demokrasi. Marilah kita beri vitamin bagi demokrasi kita." tulis Fadli Zon pada akun twitter @fadlizon:(aw/RMOL/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Fadli Zon
 
  Fadli Zon Jabat Ketua BKSAP
  Tak Peduli Gerindra Gabung Koalisi Pemerintah, Fadli Zon: Saya Akan Tetap Kritis
  Inklusi Keuangan, Solusi Ketimpangan Ekonomi
  Fadli Zon Pamer Foto Ribuan Santri Madura, Simbol Pendukung Prabowo
  Wakil Ketua DPR Fadli Zon Desak Mendagri Mundur
 
ads1

  Berita Utama
Ditengah Pandemi Covid-19 Peredaran Narkotika 'Gorila' Makin Merajalela, 12 Tersangka Dibekuk Polisi

HNW: Atasi Pandemi Covid-19 dengan Karantina Wilayah, Bukan dengan Rencana Darurat Sipil

Polda Metro Tangkap Pria Penipu yang Pakai Akun Facebook Palsu dengan Profil Wanita

Kasus Kematian Corona Covid-19 Indonesia Tertinggi di Dunia

 

ads2

  Berita Terkini
 
Polisi: Dari 8 Pelaku Perampokan, 2 Ditembak Mati karena Melawan

Ditengah Pandemi Covid-19 Peredaran Narkotika 'Gorila' Makin Merajalela, 12 Tersangka Dibekuk Polisi

Hadiri Resepsi Kompol Fahrul Sudiana di Tengah Pencegahan Covid-19, Relawan Jokowi Ini Minta Wakapolri Dicopot

Langgar Maklumat Kapolri Pencegahan Covid-19, Kapolsek Metro Kembangan Kompol Fahrul Sudiana Dicopot dan Dimutasi

HNW: Atasi Pandemi Covid-19 dengan Karantina Wilayah, Bukan dengan Rencana Darurat Sipil

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2