Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilpres
Tausiyah KH Ma'ruf Amin: NKRI adalah Harga Mati
2019-01-12 20:34:55
 

Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH.Ma'ruf Amin saat memberikan keterangan kepada para wartawan, Sabtu (12/1).(Foto: BH /na)
 
DEPOK, Berita HUKUM - Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH.Ma'ruf Amin menghadiri "Dzikir dan Ziarah" ke Makam Syekh Maulana Yusuf di kawasan perumahan Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/1).

Berdasarkan pantauan pewarta BeritaHUKUM.com di lokasi, acara Zikir & Ziarah bersama Prof Dr Kh Maruf Amin dengan tema 'Menebar Semangat Ukhuwah Islamiah dengan Kesucian Hati' tampak ratusan peserta dzikir yang terdiri dari para santri pondok pesantren se-Depok dan juga sejumlah Kiai, berdatangan memadati area halaman masjid sejak pukul 07.30 WIB.

Sedangkan, Kiai Ma'ruf Amin hadir sekitar pukul 08.45 WIB dengan mengenakan busana khas Santri, yakni baju Koko putih, lengkap dengan peci dan satung.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Ma'ruf memberikan tausiyah kebangsaan kepada para santri dan tamu undangan yang hadir.

Kiai Ma'ruf berharap agar negara terus dijaga seperti dulu oleh para ulama dan santri.

"Sekarang ini, orang-orang yang akan menghancurkan negara, baik itu namanya separatisme maupun isi hoax, tak boleh ada di Indonesia. Santri harus mengawal agama, tidak akan membiarkan upaya yang akan menghabisi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena NKRI adalah harga mati," kata Ma'ruf Amin, Sabtu (12/1).

Dalam kesempatan yang sama, Kiai Ma'ruf juga menyempatkan diri untuk berziarah ke makam KH.Syekh Maulana Yusuf, salah satu tokoh ulama penyebar Islam di Kota Depok.(bh/na)



 

 
   Berita Terkait > Pilpres
 
  Sandi Effect, Pembeda Pilpres 2019
  Ratusan Orang Ikut Sandiaga Uno Berlari di Surabaya, Winarsih Curhat
  Ketum Relawan Militan 08: Kami Terus Gerilya Memenangkan Paslon 02 Prabowo-Sandi
  Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
  Jelang Debat Perdana Pilpres 2019 Digelar KPU, PMJ Menyiapkan 4 Lapis Penjagaan
 
ads

  Berita Utama
Sandi Effect, Pembeda Pilpres 2019

Netralitas TNI dan Polri pada Pemilu Tentukan Kualitas Demokrasi

Inilah Deretan Penghargaan Diraih Pemrov DKI Jakarta Dibawah Kepemimpinan Anies Baswedan

Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar Acara Millennial Road Safety Festival 2019

 

  Berita Terkini
 
Pertama Kalinya Simulasi Keselamatan Penerbangan Garuda Indonesia, Diikuti oleh Jajaran Direksi

Soal Pembatasan Berbagi Pesan WhatsApp, Pengguna: Tidak Signifikan Jika Hanya Cegah Hoax

Peternak Ayam Petelur Ngadu Sulit Dapat Pakan Jagung

Kocak yang Berfaedah di Film Orang Kaya Baru (OKB)

Banjir Bandang Terjang Gowa, 6 Orang Dilaporkan Meninggal dan 4 Jembatan Putus

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2