Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Peradilan    
Narkoba
Terdakwa Andi Aflus Pemilik 1,13 Gram Sabu Divonis Rehab, Jaksa Nyatakan Banding
2020-02-06 07:25:13
 

Ilustrasi.(Foto: Istimewa)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Terdakwa Andi Aflus Bin Aflus (44) karyawan PDAM warga Jalan Jakarta II Blok BB No. 10 RT. 72 Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), yang terbukti memiliki narkotika Sabu 1,13 gram (bruto) digiring di PN Samarinda oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yudi Satrio Nugroho, SH dari Kejaksaan Negeri Samarinda, terdakwa divonis rehabilitasi oleh Majelis Hakim pada sidang, Rabu (5/1) sementara Jaksa akan mengajukan upaya banding.

Dalam Amar putusan yang dibacakan Ketua Ketua Majelis Hakim mengatakan bahwa terdakwa Andi Aflus Bin Aflus, menyatakan bahwa terdakwa Rehab selama 3 - 6 bulan di Tanah Merah, selain itu barang bukti berupa 2 paket sabu dirampas oleh negara dan Sepeda motor dikembalikan.

Pada sidang tuntutan pada, Rabu (30/1) lalu, Jaksa Yudi Satrio Nugroho, dalam tuntutan mengatakan bahwa terdakwa telah memenuhi unsur dan telah terpenuhi dan dapat dibuktikan bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan telah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai narkotika golongan I bukan tanaman, sebagaimana diatur dan diancam Pidana Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Terhadap terdakwa Andi Aflus Bin Aflus, JPU menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama 7 tahun penjara, dengan denda Rp 1.000.000.000,- subsider 6 bulan penjara, demikian juga Sepeda Motor KT 6429 IW dirampas untuk negara.

Jaksa Yudi Satrio Nugroho saat dikonfirmasi pewarta BeritaHUKUM atas putusan hakim Rehab terhadap terdakwa, menjawab akan melakukan upaya banding.

"Atas putusan tersebut saya akan mengajukan banding," ujar Jaksa Yudi singkat.

Sebelumnya dalam dakwaannya terdakwa Andi Aflus ditangkap anggota Kepolisian Polsek Samarinda Ulu yang menyamar, saat itu terdakwa pada tanggal 18 September 2019 sekitar pukul 20.30 WITA lalu, saat terdakwa membeli sabu di sebuah loket yang berada di jalan Hasan Basri Gang I sebanyak 2 Poket senilai Rp 300 ribu rupiah, dan ketika terdakwa berjalan menuju sepeda motornya, terdakwa langsung ditangkap oleh Polisi.(bh/gaj)



 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Bareskrim Polri Musnahkan Barbuk Narkoba Sitaan Hasil Penindakan Desember 2019 - Februari 2020
  Terdakwa Erwin dan Riza Pemilik 5 Kg Sabu Dituntut Penjara Seumur Hidup
  Sambut PON XX 2020 Papua, Polda Metro Jaya Serukan 'Narkoba NO!! Prestasi YES!!
  Bareskrim Polri Dukung Yayasan GONG Indonesia Bangun Standarisasi Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba
  Polisi: Artis Sinetron Aulia Farhan Ngaku Sudah 6 Bulan Gunakan Sabu dan Pelaku DK Masih Didalami
 
ads1

  Berita Utama
Bareskrim Polri Musnahkan Barbuk Narkoba Sitaan Hasil Penindakan Desember 2019 - Februari 2020

Kampung Hukum Mahkamah Agung: E-Litigasi Wujud Peradilan Modern di Indonesia

Satgas Antimafia Bola Diminta Ikut Dampingi Timnas Saat Bertanding di Luar Negeri

Menkopolhukam Mahfud: Langkah TNI AU Memaksa Mendarat Pesawat Udara Asing Sudah Tepat dan Sesuai Aturan

 

ads2

  Berita Terkini
 
Arab Saudi Stop Sementara Kedatangan Jamaah Umroh

Sejumlah Wilayah Tergenang, Anies Imbau Jajaran Turun Tangan Bantu Masyarakat

Reformasi Birokrasi Kemenag Harus Dilakukan

Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia: Negarawan dalam Perang dan Damai

Bareskrim Polri Musnahkan Barbuk Narkoba Sitaan Hasil Penindakan Desember 2019 - Februari 2020

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2