Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Hoax
Ternyata Bos Muslim Cyber Army Diduga Ahoker, Fahri Sebut Maling Teriak Maling
2018-03-04 19:49:09
 

Tampak Tim Dittipid Siber Bareskrim Polri beserta 6 orang Tersangka MCA yang ditangkap saat jumpa pers dengan Rabu (28/2).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Muhammad Luth, tersangka yang ditangkap polisi karena dianggap sebagai bagian dari tim elite Muslim Cyber Army (MCA) kembali membuat geger masyarakat dan kalangan netizen.

Pasalnya pria yang di tangkap di Sunter, Jakarta Utara ini ternyata disebut-sebut banyak warganet sebagai Ahoker alias pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang saat ini masih dipenjara karena kasus penistaan agama.

Dugaan ini muncul setelah banyak warganet menemukan banyak cuitan Luth di akun twitternya yang secara terang-terangan mendukung tahanan penodaan agama tersebut.

Capture cuitan twitter Fahri Hamzah di akun resmi miliknya #MerdekaBro! @Fahrihamzah pada, Minggu (4/3).

Bahkan, Luth disebut juga kerap menulis statemen menyerang pihak yang berseberangan dengan Ahok.

Seperti yang diungkap oleh pemilik akun @EVALockheart, ia merasa aneh pasalnya akun twitter Luth banyak sekali memfollow akun-akun pendukung Ahok, seperti akun bermana JokowiAhok2019, Ahok Tetap Dihati dan sebagainya.

"Masuk akal gak kalo ketua MCA @Cak_Luth follow akun2 begini?," tulis pemilik akun @EVALockheart.

MCA selama ini dianggap sebagai pihak yang membela Islam dengan cara menyebar berita bohong dan cenderung mengadu domba, namun di salah satu postingan Luth justru ia malah menyerang kelompok islam dan para pendukungnya.

"Baru tau gw yang ngakunya ketua MCA Family, tapi isi tweetnya benci sama FPI ngedukung jokowi ahok hahahahaha," tulis pemilik akun @henao_212.

Dari pantauan JawaPos.com, di dalam akun twitter @Cak_Luth yang diduga akun milik tersangka Luth banyak cuitan bernada dukungan pada Ahok. Cuitan ini ditulis sekitar bulan Desember 2016 atau menjelang pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

"Lah...yang berpengalaman kan Ahok pak..," tulis Luth di akun twitternya.

Cuitan tersebut merupakan balasan terhadap statemen Prabowo Subianto yang mengatakan bahwa Jakarta butuh pemimpin berpengalaman dan bukan yang belum matang.

Tidak hanya itu, Luth juga merespon pernyataan Addie MS. Musisi senior tanah air ini pada saat itu memang menjadi relawan Ahok-Djarot di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Addie diketahui menulis statemen bahwa ia merasa bangga terhadap Djarot Saiful Hidayat yang dianggap telah bekerja dengan penuh integritas.

"Jadi Pak Ahok gak salah pilih wakil yah mas," jawab Luth di akun twitternya.

Selain itu Luth juga menentang keras pernyataan pengamat politik Margarito Kamis. Pria asal Ternate ini menyebut bahwa orang-orang yang kerap memuji Ahok adalah orang gila.

"Orang yang masih mau denger omongan margarito orang dongok...," tegas Luth di akun twitternya @Cak_Luth

'Terbongkarnya' kedok Luth yang disebut sebagai bagian dari MCA itu juga mengundang respon dari Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang ikut meretwit berita soal JawaPos.com soal MCA yang diduga Ahoker itu.

Legislator asal NTB itu, bahkan mendesak Polisi untuk menyelesaikan persoalan ini. Fahri juga berharap jangan sampai nama baik Polri rusak karena kasus yang melibatkan identitas agama.

"Dari web resmi @jawapos, menemukan bahwa ketua MCA adalah Ahoker. Jadi maling teriak maling dan ngaku muslim segala. Ayok @DivHumas _Polri selesaikan barang ini. Jangan mau merusak nama Polri dengan menyerang identitas agama," cuit Farhir di akun resmi miliknya.(dms/sat/JPC/jawapos/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Hoax
 
  Waspada Kelompok Fanatik dan Hoax Pada Pemilu 2019
  Polda Sumut Tangkap Dosen Himma, Sebut Teror Bom Surabaya Pengalihan Isu
  Menanggulangi Hoax Adalah Dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar
  Polda Metro Jaya Ajak Netizen #SebarkaBeritaBaik dan 'Mari Bersatu Menjaga NKRI'
  Ketua DPR Minta Elit Politik Tak Sebar Berita Hoax
 
ads

  Berita Utama
Polri Diminta Usut Aksi Respresif Polisi di Bengkulu dan Medan

Bawaslu: KPU Tidak Professional Gelar Deklarasi Kampanye Damai

SBY dan Zulkifli Hasan Kecewa dan WO Acara Deklarasi Damai karena Pendukung Jokowi-Ma'ruf Langgar Aturan

KPU Sebarkan 'Virus' Kampanye Damai, Aman, Tertib

 

  Berita Terkini
 
Program 'Satu Juta Umat Mandiri', AXA Mandiri Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah

Implementasi Ilmu Forensik dalam Proses Penegakan Hukum

Aparat Pelaku Persekusi Harus Dilaporkan

Salah Satu Tahanan Kabur Polsek Kepulauan Seribu Kembali Diciduk Polisi

Harga Diri Bangsa Indonesia di Kancah Internasional Terus Meningkat

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2