Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime     
Samarinda
Tipikor Samarinda Kembali Sidang Dugaan Korupsi Dana Operasional DPRD Kukar 2005
2017-03-30 12:21:20
 

Gedung Pengadilan Tipikor Samarinda.(Foto: BH /gaj)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (29/3) kembali menggelar sidang dakwaan bagi 4 mantan anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dalam dugaan korupsi dana operasional DPRD pada 2005 senilai Rp2,6 miliar.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Tipikor Joni Kondolele, SH dengan agenda mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Iqbal, SH dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim terhadap 4 terdakwa yakni mantan anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2005 masing-masing, Setia Budi, Faturahman, Jois Lidiyah dan Jainudin Zam.

Setelah ketua majelis hakim mengetuk palu dimulai sidang, namun berhubung JPU Iqbal dari Kejati Kaltim belum dapat menghadirkan dua orang terdakwa yaitu Setia Budi dengan alasan sakit dan Faturahman yang masih berada di Bogor, maka majelis hakim menunda persidangan untuk Rabu (5/4) dengan catatan kepada JPU harus menghadirkan terdakwa pada Rabu depan.

Ketua majelis hakim Joni Kondolele saat di konfirmasi usai menutup sidang mengatakan, bahwa, rencana hari ini agenda akan mendengarkan dakwaan dari JPU, namun hanya dihadirkan dua terdakwa dan dua terdakwa lainnya yaitu Setia Budi dan Faturahman tidak hadir dengan alasan sakit, namun hanya dengan keterangan biasa jadi kita tunda, terang Joni.

"Agenda pembacaan dakwaan JPU, namun hanya dihadirkan dua terdakwa sedangjan dua terdakwa yaitu Setia Budi dan Faturahman dengan alasan sakit, namun hanya keterangan biasa, tidak hadir jadi kita tunda. Saya minta JPU untuk meghadirman kedua tersangka Setia Budi dan Faturahman, juga tidak datang akan kita tahan keduanya," ujar Joni.

Sebelumnya JPU Iqbal dari Kejati Kaltim di konfirmasi pewarta BeritaHUKUM.com mengatakan, sidang dugaan korupsi dana operasional DPRD Kukar 2005, rencana pembacaan dakwaan, namun hanya hadir terdakwa Jois dan temannya namun terdakwa Setia Budi sakit dan Faturahman juga masih di Bogor, jadi sidang dakwaan ditunda minggu depan, jelas Iqbal.

Untuk di ketahui bahwa, kasus korupsi dana operasional DPRD Kabupaten Kukar 2005 yang mencuat di permukaan 2011 - 2013 yang lalu dan menyeret semua anggota DPRD Kukar, ke 36 Anggota dewan telah dihadapkan di persidangan baik di Pengadilan Negeri Tenggarong dan Pengadilan Tipikor Samarinda dan semunya di putus Onslag, hanya Martin Apui yang di vonis bersalah 1 tahun penjara.(bh/gaj)



 

 
   Berita Terkait > Samarinda
 
  Korupsi Perjalanan Dinas Sekwan Kukar, Jaksa Hadirkan 3 Saksi
  Diduga Buka di Saat Ramadhan, Karoke Mega Dangdut Izinnya Terancam di Cabut
  Kadis Kesehatan Akui Jalan Dinas 43 Pegawai Puskesmas ke Jatim Gunakan Dana Kapitasi BPJS
  Ketua PN Samarinda: Calo atau Markus Harus Dihabiskan karena Merusak Nama Pengadilan
  Perjalanan Dinas 43 Pegawai Puskesmas Sempaja Diduga Melanggar Hukum
 
ads

  Berita Utama
Wakil Ketua DPR RI Nilai Pidato Presiden Tidak Sesuai Realita

Pemimpin Korut Kim Jong-un Putuskan Memantau Dulu 'Para Yankee Dungu' Amerika

Jadi Korban First Travel? Hubungi Posko 'Hotline' Ini jika Butuh Informasi!

Polisi Sita Ribuan Paspor, First Travel Diperkirakan Tidak Mampu Kembalikan Uang Calon Jemaah

 

  Berita Terkini
 
Galaxy Note 8 Siap Meluncur, Samsung Sebarkan Video Teaser

Meriahnya Perayaan Kemerdekaan di Istana, SBY dan Megawati Hadiri Bersama Detik-Detik Proklamasi

Presiden Sampaikan Program Pemerintah 2018 Dalam Paripurna DPR

Presiden Tidak Optimal Majukan Koperasi dan UKM

Presiden Ucapkan Terima Kasih Disetujuinya Perppu Akses Informasi Keuangan

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2