Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Kapolri
Tito Berhasil Yakinkan Dunia Indonesia Aman
2018-05-26 06:10:29
 

Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat acara dengan para duta besar negara sahabat pasca teror Bom Surabaya.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Gerak cepat Densus 88 menutup ruang gerak teroris pasca bom Surabaya menjadi kesuksesan besar Polri dalam meyakinkan dunia internasional bahwa Indonesia aman. Bahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengundang langsung duta besar negara sahabat untuk menjelaskan situasi keamanan Indonesia pasca Bom Surabaya.

Tito mengatakan, terorisme memang masih menjadi ancaman pada penyelenggaraan Asian Games yang akan dibuka pada 18 Agustus mendatang. Namun Tito juga meyakinkan bahwa seluruh celah dan potensi ancaman dari gerak-gerik teroris telah diperhitungkan.

"Kami telah bergerak untuk antisipatif," kata Tito, kemarin.

Tito mengambil langkah cepat memastikan situasi keamanan nasional terkendali dengan membangun komunikasi dengan mitra Polri dan dan negara-negara tetangga.

Tito menegaskan, sumber daya keamanan negara Indonesia dengan jumlah hampir 1 juta personel dari Polri dan TNI sangat cukup menumpas aksi terorisme.

"Jadi kelompok ini dipastikan dapat diatasi," tegas Tito.

Tak pelak, dengan jaminan keamanan dari Kapolri dan Panglima TNI membuat kepala negara peserta Asian Games bersedia hadir pada acara pembukaan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

Bahkan jumlah kepala negara yang bersedia hadir terus bertambah, padahal sebelumya sempat muncul kekhawatiran dengan terbitnya Travel Advice dari negara peserta.

Nyatanya, negara peserta Asian Games tak ada yang mengurangi atletnya, bahkan menambah jumlah pesertanya dengan keikutsertaannya di cabang olah raga yang dipertandingkan. Dan ini jadi bukti dunia internasional tidak ragu dengan kemampuan Kapolri dan Panglima TNI dalam menangani teror bom di Indonesia.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Keabsahan dan Eksistensi Anggota Dewan Pers Dituding Cacat Hukum

Rizal Ramli Minta Undang-Undang BPJS Segera Direvisi

Mendikbud Resmikan Peluncuran 10 Seri Buku Berjudul 'Karya Lengkap Bung Hatta''

Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres

 

  Berita Terkini
 
Sudah Lulus Test, 77 Orang CPNS Asal Pesisir Selatan Surati Menpan

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Berdasarkan Petunjuk Darah di Mobil Nissan

PRM Akan Beri Masukan ke DPR Terkait RUU Pesantren dan Pendidikan Agama

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis Meresmikan Portal Baru PMJNEWS.com

Amnesty International Cabut Penghargaan untuk Aung San Suu Kyi

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2