Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Bus Transjakarta
Transjakarta Uji Coba Pemisahan Penumpang
Wednesday 30 Nov 2011 19:19:26
 

Ilustrasi pelecehan seksual (Foto: Ist)
 
*Untuk kurangi pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) Bus Transjakarta ternyata tidak aman bagi kaum hawa. Buktinya, penumpang perempuan kerap mengalami pelecehan seksual. Bahkan, kasus pelecehan seksual yang terjadi tahun ini meningkat ketimbang tahun lalu.

Berdasarkan data Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta, tercatat pada Januari-November 2011 telah terjadi sebanyak delapan kasus pelecehan seksual di bus Transjakarta. Angka ini meningkat dibanding tahun 2010 yang hanya sebanyak empat kasus.

"Kasus pelecehan seksual memang mengalami peningkatan karena saat ini total 10 koridor bus Transjakarta telah beroperasi. Bahkan tahun ini, jumlah penumpang juga semakin bertambah yang rata-rata mencapai 350 ribu penumpang per hari, sedangkan tahun lalu hanya tercatat 280 ribu penumpang per hari," kata Kepala BLU Transjakarta Muhammad Akbar di Jakarta, Rabu (30/11).

Untuk meminimalisir tindak asusila di bus Transjakarta, imbuh dia, pihaknya tengah melakukan uji coba pemisahan penumpang laki-laki dan perempuan di atas bus. Uji coba sendiri dilakukan sejak pekan lalu. "Kami memang lagi mencoba ke arah sana. Kami coba di waktu-waktu yang memungkinkan, dengan mengarkan penumpang wanita di bagian depan dan pria di bagian belakang," jelas Akbar.

Sementara menurut seorang penumpang, Siska (29) merasa pemisahan penumpang di dalam bus itu, dapat menciptakan rasa aman bagi penumpang perempuan. Pasalnya, kaumnya kerap menjadi korban pelecehan seksual. "Kalau lagi penuh suka desak-desakan, suka risih juga. Apalagi nempel sama laki-laki. Kalau dipisah seperti ini jadi lebih nyaman," jelasnya.

Sebelumnya, kasus pelecehan seksual terakhir dialmai seorang siswi SMK berinisial IF (15). Ia mengalami peristiwa itu, saat menumpang busa Transjakarta koridor VII (Kampung Rambutan-Kampung Melayu) pada 23 November lalu. Korban mendapat perlakuan kurang simpatik dari pelaku Ahmad Afriansyah (41). Ia digerangi bagian paha dan bokong oleh pelaku. Tapi aksi bejat pelaku dipergoki Damaris Marlisa (43) penumpang lainnya dan menggiring pelaku Mapolsek Jatinegara, Jakarta Timur.(bjc/irw)



 

 
   Berita Terkait > Bus Transjakarta
 
  Awas Masuk Jalur Trans Jakarta Denda Rp 1 juta
  Bus Transjakarta Koridor I Terbakar
  Pejalan kaki Tewas Terlindas Bus Transjakarta
  Transjakarta Laporkan Pembajakan Tiga Bus Feeder
  Pamen Polri Tewas Terlindas Bus Transjakarta
 
ads

  Berita Utama
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan

Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan

Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang

 

  Berita Terkini
 
Fahri Hamzah: Rakyat Bakal Melawan Balik Jika Terus Diancam

Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan

PAN, Gerindra, PKS, dan Berkarya Tolak Teken Hasil Pileg 2019

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, PLN Kaur: Gemerlap Lebaran 2019 dengan Program Diskon

Forum Dai Nusantara Aksi di KPU: Mari Menghormati Proses Demokrasi

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2