Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Polres Langsa Gelar Operasi Bina Kusuma Rencong 2015
ACEH, Berita HUKUM - Menindak lanjuti perintah Kapolda Aceh Irjen. Pol. H. Drs. Husei Hamidi Jajaran

Aksi Antiterorisme di Tunisia Dihadiri Puluhan Ribu
TUNISIA, Berita HUKUM - Puluhan ribuan pengunjuk rasa meramaikan pawai di jalan-jalan ibukota Tunisi

Developer Shopping Center Langsa Town Square Serahkan Kunci ke Walikota
ACEH, Berita HUKUM - Setelah sekian tahun menunggu akhirnya pedagang Blok A pasar Langsa Town Square

Hari Ini, Kompetisi Batu Akik Terbesar di Indonesia Dibuka
JAMBI, Berita HUKUM - Kompetisi batu akik terbesar se-Indonesia di Kota Jambi, kemarin (28/3) telah

Azis Syamsuddin Bakal Deklarasikan Korps Alumni KNPI
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Azis Syamsuddin mengata

Ketua Umum Pugsimarbona Sedunia Lantik Pengurus Simataraja Raja Simarmata Kota Medan
MEDAN, Berita HUKUM - Ketua Umum Punguan Simataraja Raja Simarmata dohot Boruna (Pungsimarbona) Sedu

Longsor di Sukabumi, 6 Korban Sudah Ditemukan
SUKABUMI, Berita HUKUM - Longsor terjadi di Cimerak, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Sukab

Kronologis Mahasiswa Jambi Demo Hingga Berujung Bentrok
JAMBI, Berita HUKUM - Momentum kedatangan Wapres RI Jusuf Kalla (JK), Sabtu (28/3) pagi kemarin, dis

   

  Berita Terkini >>
   
Polres Langsa Gelar Operasi Bina Kusuma Rencong 2015
Aksi Antiterorisme di Tunisia Dihadiri Puluhan Ribu
Developer Shopping Center Langsa Town Square Serahkan Kunci ke Walikota
Hari Ini, Kompetisi Batu Akik Terbesar di Indonesia Dibuka
Azis Syamsuddin Bakal Deklarasikan Korps Alumni KNPI
Ketua Umum Pugsimarbona Sedunia Lantik Pengurus Simataraja Raja Simarmata Kota Medan

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Azis Syamsuddin Bakal Deklarasikan Korps Alumni KNPI
Mahasiswa Jakarta dan Yogya Gelar Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM
Denny Indrayana Tersangka, Peneliti dan Aktivis: 'Kami Percaya Denny'
Aktor, Presenter Olga Syahputra Meninggal Dunia
Kapolda Aceh Musnahkan Narkoba Hasil Tangkapan Polres Aceh Tamian
Kemenkum HAM Sulit Tentukan Syarat Remisi

SPONSOR & PARTNERS



















Eksekutif    
 
Guru
Tunjangan Guru Triwulan I/2014 Dibayar Akhir Maret Ini
Sunday 09 Mar 2014 13:35:49
 
Ilustrasi. Mendikbud Mohammad Nuh.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menjadwalkan akan membayar tunjangan guru untuk triwulan pertama tahun 2014 pada akhir bulan Maret 2014 ini. Pembayaran dilakukan melalui mekanisme transfer daerah.

“Akhir Maret itu guru-guru sudah bisa lihat, apakah tunjangannya sudah bisa disalurkan, melalui web kemdikbud,” kata Mendikbud Mohammad Nuh, pada jumpa pers penutupan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2014, di Jakarta, Jumat (7/3).

Mendikbud menyebutkan, ada tiga jenis tunjangan yang akan disalurkan,yaitu tunjangan profesi guru non PNS, tunjangan kualifikasi guru yang melanjutkan pendidikan ke S1, dan tunjangan guru daerah 3T (terluar, tertinggal, dan terpencil).

Menurut Mendikbud, seluruh data saat ini sedang diverifikasi untuk memastikan guru penerima tunjangan memenuhi persyaratan, termasuk persyaratan minimal 24 jam mengajar.

Adapun untuk urusan hutang piutang tunjangan yang belum tersalurkan di tahun sebelumnya, menurut Mendikbud, saat ini sedang diselesaikan oleh BPKP dan inspektorat Kemdikbud. Ia menegaskan, Pemerintah memiliki komitmen untuk menuntaskan hak para guru tersebut. “Jika hasil audit sudah rampungg, maka sesegera mungkin disalurkan hutang piutang itu,” ujarnya.

Pemberian tunjangan bagi guru ini, kata Mendikbud M. Nuh, bukan sekadar pemberian hak para guru. Ia menyebutkan, ada konsep segitiga yang saling berhubungan. Pertama, para guru harus meningkatkan kapasitas dan profesionalitasnya. Konsekuensi kenaikan kapasitas tersebut adalah meningkatnya kinerja guru.

Selanjutnya, peningkatan kapasitas guru akan diukur dengan instrumen pengukuran kinerja guru yang saat ini sedang disiapkan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan, Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK-PMP). Dari pengukuran kinerja guru ini, akan meningkatkan konsekuensi karir yang berimbas pada kesejahteraan guru.

“Kita tidak ingin melepaskan guru dengan kapasitas yang kurang,” tandas Mendikbud.
Kementerian Agama Selesaikan Tunggakan

Masih terkait dengan tunjangan guru itu, Kementerian Agama berjanji akan menuntaskan tunjangan profesi guru madrasah yang tertunggak sejak tahun 2008 pada 2014 ini. Saat ini anggaran yang tersedia baru Rp 410 miliar, kekurangannya dianggarkan melalui mekanisme APBNP 2014. Besar keseluruhan tunggakan adalah Rp 1,3 triliun.

“Tunggakan itu harus diselesaikan tahun 2014 ini,” ujar Direktur Pendidikan Madrasah Nurkholis Setiawan ketika menerima pengurus Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) bersama Kepala Biro Kepegawaian Mahsusi di kantor Kementerian Agama Jl. Lapangan Banteng, Kamis (6/4).

Terkait dengan tuntutan realisasi tunjangan impassing guru non PNS di madrasah swasta, Nurkholis mengatakan, guna menghindari terjadinya persoalan yang akan timbul oleh perubahan klausul tunjangan profesi guru non PNS dari 1,5 juta menjadi sesuai dengan grade yang ada di dalam SK Impassing, maka pembayarannya akan dilaksanakan secara serentak. Karena itu, tidak bisa dilaksanakan pada 2014 ini.

“Jadi tunjangan profesi guru non PNS di madrasah swasta tidak bisa dilaksanakan tahun 2014, karena Kementerian Agama akan terlebih dahulu menuntaskan tunjangan profesi guru yang tertunggak sejak tahun 2008,” terang Nurkholis.

Untuk penerbitan SK Impassing guru non PNS di madrasah swasta, Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama sudah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Impassing bagi guru non PNS di madrasah yang berjumlah 148.000. Penerbitan SK tersebut merupakan usulan dari Kantor Wilayah Kemenag Provinsi yang disampaikan ke Direktorat Pendidikan Madrasah yang selanjutnya disampaikan ke Biro Kepegawaian.

“ SK Impassing 99% sudah ditandatangani, hari ini, Kamis (6/3) SK sisanya akan selesai ditandatangani,” ujar Mahsusi, Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama.

Mahsusi menjelaskan selanjutnya dalam waktu tidak lama, SK tersebut dikoordinasikan dengan Direktorat Pendidikan Madrasah segera disampaikan ke seluruh guru madrasah non PNS melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.
(Humas Kemdikbud/Humas Kemenag/ES/skb/bhc/sya)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Guru

Tanggung Jawab Sama dengan Guru PNS, Guru Honorer Berharap Kelayakan dan Status yang Jelas
Kemendikbud: Perlakuan Berbeda Status Guru Bukan Diskriminasi
Pemohon Perbaiki Permohonan Uji Materi UU Sisdiknas dan UU Guru dan Dosen
Guru di Langsa Peringati HGN dan HUT PGRI ke 69
'Guru Harus Memiliki Moral Pancasila'
Guru Bimba Minggat, Digegerkan Bunting Diluar Nikah
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com