Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Jakarta
Uji Coba Lokasi Perluasan Kawasan Ganjil-Genap Sambut Asian Games 2018
2018-07-02 11:16:35
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Keputusan berdasarkan hasil rapat koordinasi antara pemerintah DKI Jakarta, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, dan Kepolisian Daerah Metro Jaya memperluas aturan pelat nomor Ganjil Genap di Jakarta pada, Senin 2 Juli 2018.

Uji coba perluasan pembatasan kendaraan mobil pribadi lewat aturan pelat nomor Ganjil Genap di jalan-jalan di Jakarta mulai dilakukan mulai hari ini. Pemberlakuan secara penuh rencananya per Agustus mendatang, bersamaan dengan digelarnya perhelatan pesta olahraga Asian Games 2018.

Dikutip dari Humas Polda Metro Jaya, Kasubdit Bin Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto menyampaikan durasi pemberlakuan Ganjil Genap akan diperpanjang, pagi mulai pukul pukul 06.00 Wib sampai 10.00 WIB dan sore pukul 16.00 Wib hingga 20.00 WIB.

AKBP Budiyanto meminta, "agar masyarakat memaklumi kebijakan tersebut dan memilih jalan alternatif lain diluar ruas jalan yang telah ditentukan, karena akan digunakan para atlet dari berbagai negara yang menjadi peserta olahraga terakbar di Benua Asia tersebut."

Selama ini, pembatasan lewat penerapan pelat nomor Ganjil-Genap berlaku di Jalan Sudirman, M.H. Thamrin dan sebagian Jalan Gatot Subroto saja.

Berikut 4 titik perluasan lokasi Ganjil-Genap saat perhelatan Asian Games 2018 :

1. Jalan S Parman - Jalan Gatot Subroto - Jalan MT Haryono - Jalan DI Panjaitan - Jalan A. Yani-Simpang Coca Cola atau Jalan Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih.

2. Arteri Pondok Indah yang dimulai dari Simpang Kartini hingga Simpang Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

3. Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan

4. Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Said Didu: Sejak Awal Esemka Cuma Mobil Bohongan!

Abu Bakar Ba'asyir Tidak Bebas, BPN Prabowo-Sandi: Siapa Yang Sebar Hoax Jokowi Atau Yusril?

Update Banjir Sulawesi Selatan, BNPB Mencatat 8 Orang Meninggal, 4 Orang Hilang

Sandi Effect, Pembeda Pilpres 2019

 

  Berita Terkini
 
Cina Mencatat Laju Ekonomi Paling Lambat, Indonesia 'Perlu Waspada'

Menanggapi SE Sekda Lampung, Ketum SPRI: Pemda Seharusnya Tidak Melakukan Diskriminasi Anggaran

Said Didu: Sejak Awal Esemka Cuma Mobil Bohongan!

Abu Bakar Ba'asyir Tidak Bebas, BPN Prabowo-Sandi: Siapa Yang Sebar Hoax Jokowi Atau Yusril?

Update Banjir Sulawesi Selatan, BNPB Mencatat 8 Orang Meninggal, 4 Orang Hilang

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2