Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Jakarta
Underpass Mampang Cukup Lancar, Hanya Saja Underpass Matraman Perlu Kajian Lagi
2018-04-18 16:12:48
 

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra saat memberikan keterangan kepada wartawan di Polda Metro Jaya.(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah melakukan evaluasi terkait underpass Mampang dan underpass Matraman. Hanya saja, pada underpass Matraman, Polisi menyebutkan masih perlu adanya kajian lagi, karena volume kendaraan di sore hari masih cukup menumpuk.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra mengatakan pada evaluasi pertama jalanan memang dirasa sudah cukup lancar. "Evaluasi yang pertama saya kira sudah cukup lancar, cuma kita perlu adakan lagi rapat bersama," ujar Halim, di Polda Metro Jaya, Rabu (18/4).

Dalam rapat evaluasi, memang sudah disebutkan ada sedikit kendala di kedua underpass tersebut, namun pihaknya akan segera mencarikan solusi terkait kendala itu. Kendalanya ada pada kendaraan yang masih menumpuk dan belum masuk melewati underpass.

"Karena pada sore hari memang kendaraan-kendaraan dari Matraman itu yang mungkin perlu ada rekayasa lagi, agar masuk ke underpass, karena memang sangat kurang di situ," jelas Halim.

Menurut dia, kendaraan dari arah perempatan Jalan Tambak, Matraman, Jakarta Timur, perlu diarahkan lagi agar masuk melewati underpass jika hendak menuju Jalan Proklamasi. Meskipun demikian, Halim menyebut keberadaan underpass sudah cukup efektif mengurangi kemacetan.

"Mampang memang sudah sangat efektif untuk mengurangi kemacetan, tapi yang Matraman perlu ada kajian lagi. Karena masih ada kendala itu tadi di underpass Matraman," ucapnya.

Terkait rambu lalu lintas, ia menyatakan sudah cukup, hanya saja untuk underpass Mampang ada penambahan rambu ke arah kuningan agar lebih jelas. "Sudah cukup (rambu). Kemarin kita sudah suruh tambahkan yang di depan underpass Mampang, untuk memperjelas, yang di Kuningan," paparnya.

Untuk diketahui, DKI Jakarta memiliki enam proyek pembangunan. Di antaranya, pembangunan stasiun Bintaro, pembangunan stasiun Cipinang Lontar, pembangunan underpass Kartini, pembangunan fly over Pancoran, underpass Mampang-Kuningan dan pembangunan underpass Matraman Salemba, serta beberapa lainnya.(bh/as)




 

 
   Berita Terkait > Jakarta
 
  Proyek Kereta Layang Elevated Loop Line Jakarta dalam Proses Pengajuan ke Pemerintah
  Polda Metro Jaya Menurunkan Status Darurat Keamanan Siaga 1 ke Siaga
  Polisi Periksa CCTV terkait 2 Anak Tewas karena Acara Forum Untukmu Indonesia
  Dompleng Acara Kebangsaan, MUI Sebut 'Untukmu Indonesia' di Monas Pemurtadan Terselubung
  Underpass Mampang Cukup Lancar, Hanya Saja Underpass Matraman Perlu Kajian Lagi
 
ads

  Berita Utama
JPU Tanya Setya Novanto Soal Aliran Dana E-KTP ke Puan dan Pramono

Dua Hal Diprotes Dolfie Rompas pada Sidang Kedua PMH Dewan Pers

Legislator Kecewa Harga Pangan Kembali Naik

Presiden Soeharto Menjadi Presiden Indonesia Dinilai Publik Paling Berhasil

 

  Berita Terkini
 
Sosialisasi Asian Games Diduga Jadi Ajang Kampanye Putra Gubernur

Demo Jamper Tuntut Kajari Tuntaskan Tunggakan Kasus dan Kembalikan Aset Komura

Tim Mabes Polri Periksa Kejiwaan Pelaku Penyerangan Polsek Maro Sebo Jambi

Donald Trump Sebut Pertemuan dengan Kim Jong-un di Singapura Mungkin Batal

Sidang Perdana Dugaan Kasus Wanprestasi Rp 22 Milyar Awang Ferdian Cawagub Kaltim

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2