Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Menhan
Unhan Wisuda 93 Mahasiswa Magister Bidang Pertahanan
Saturday 14 Nov 2015 20:26:53
 

Rektor Unhan, Letjen TNI I Wayan Midhio, M.Phil,saat mewisuda salah seorang wisudawan mahasiswa pasca sarjana program magister bidang pertahanan di Sentul, Bogor, Kamis (12/11).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Universitas Pertahanan (UNHAN) untuk ke dua kalinya mewisuda 93 mahasiswa dengan Gelar Magister Bidang Pertahanan. Upacara wisuda ini langsung dipimpin Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu. Wisuda kali ini UNHAN meluluskan 93 mahasiswa Pascasarjana dengan predikat memuaskan 9 orang, dan predikat sangat memuaskan sebanyak 84 orang. Ke 93 wisudawan tersebut terdiri atas 39 orang anggota TNI, 1 orang anggota POLRI, 9 orang PNS, dan 44 orang dari masyarakat umum.

Rektor UNHAN, Letjen TNI I Wayan Midhio, M.Phil, mengatakan, berpijak pada visi dan tujuan berdirinya Universitas Pertahanan yakni untuk melahirkan pemimpin sipil dan militer yang berkelas dunia dan memiliki identitas, nasionalisme, dan integritas. Disamping itu Universitas Pertahanan selama kurun waktu enam tahun sejak kelahirannya, juga telah melaksanakan Tridharma perguruan tinggi dalam rangka mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta kepribadian mahasiswa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. “Pada Akhirnya lulusan UNHAN memiliki potensi untuk berkembang menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, terampil, kompeten, berbudaya, dan berwawasan kebangsaan yang tinggi,” paparnya di Sentul, Bogor, Kamis (12/11).

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berkesempatan untuk menyampaikan orasi ilmiah dengan tema “Bela Negara”. Tema tersebut sangat relevan dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini, dihadapkan dengan berbagai ancaman sebagai dampak perkembangan lingkungan strategis baik di tingkat global, regional, dan nasional, yang membutuhkan adanya sinergitas segenap kekuatan bangsa.(rls/bh/yun)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Satgas Antimafia Bola Diminta Ikut Dampingi Timnas Saat Bertanding di Luar Negeri

Menkopolhukam Mahfud: Langkah TNI AU Memaksa Mendarat Pesawat Udara Asing Sudah Tepat dan Sesuai Aturan

Aksi 212, Sobri Lubis: Sesuai Hukum Islam, Potong Tangan Koruptor di Bawah 1 Miliar, Diatasnya Potong Leher Saja

Polisi: Artis Sinetron Aulia Farhan Ngaku Sudah 6 Bulan Gunakan Sabu dan Pelaku DK Masih Didalami

 

ads2

  Berita Terkini
 
Rilis Indeks Kerawanan Pemilu Pilkada 2020, Bawaslu: Ada 24 Daerah Rawan Konflik

Satgas Antimafia Bola Diminta Ikut Dampingi Timnas Saat Bertanding di Luar Negeri

Viral Bilang Wajar Nonton Video Porno, Psikolog: Ucapan Ganjar Gak Pantas !

Eksepsi: Tidak Ada Kerugian Negara dalam Kasus Kondensat BP MIGAS - PT TPPI

Tekapar 127 Poin, Rupiah Menjadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2