Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
TNI
WFQR-1 Koarmabar Tangkap 30 TKI Ilegal dari Malaysia
2017-06-04 22:26:55
 

Kapal motor berbobot 6 GT mengangkut 30 TKI ilegal terdiri 29 orang pria dan 1 orang wanita.di perairan Kuala Bagan Asahan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-1 Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) menangkap dan mengamanakan 30 TKI llegal dari Malaysia yang menyeberang dengan menggunakan KM Subur Jaya di perairan Kuala Bagan Asahan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (31/5).

Kapal motor berbobot 6 GT dengan 3 orang ABK tersebut saat diperiksa mengangkut 30 TKI ilegal terdiri 29 orang pria dan 1 orang wanita.

Menurut Komandan Lantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Roberth Wolter Tappangan, sebelumnya Tim WFQR-1 Lanal Tanjung Balai Asahan mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya TKI ilegal yang akan masuk dari Malaysia menuju Tanjung Balai Asahan dengan menggunakan kapal kayu.

Menerima informasi tersebut Tim WFQR-1 segera melaksanakan operasi Patroli Keamanan Laut (Kamla) terbatas menggunakan unsur Patkamla SLG II-1-57dan melihat secara visual sebuah kapal kayu yang mencurigakan di perairan Kuala Bagan Asahan. Selanjutnya Tim WFQR-1 melaksanakan pengejaran panangkapan dan penyelidikan terhadap kapal tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kapal bernama KM Subur Jaya dan Tim WFQR-1 menemukan penumpang kapal yang diduga TKI ilegal berjumlah 30 orang.Selanjutnya kapal beserta penumpang dan barang bawaannya dikawal Tim WFQR-1 menuju Dermaga TPI Bagan Asahan guna dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil dari pemeriksaan terhadap TKI ilegal dan barang bawaannya serta kapal tidak ditemukan barang terlarang. Setelah dilakukan pemeriksaan dan didata, selanjutnya untuk TKI ilegal akan diserahkan ke Imigrasi Tanjung Balai, sedangkan untuk ABK kapal akan diprosessesuai hukum yang berlaku.(DispenArmabar/bh/yun)




 

 
   Berita Terkait > TNI
 
  TNI Harus Miliki Arah Kebijakan Pertahanan dan Keamanan Negara
  Panglima TNI: Pegang Teguh Sifat Satria dalam Melaksanakan Tugas
  Pulau Morotai Berhasil Dikuasai TNI
  Asops Kasau Tinjau Kesiapan Latihan PPRC TNI 2018 Wilayah Morotai
  Panglima TNI Resmikan Empat Satuan Baru TNI di Sorong
 
ads

  Berita Utama
Kasus Video Viral Dugaan Penghinaan ke Presiden oleh Anak RJ Tetap Berproses

Polda Metro Jaya Musnahkan Barbuk Sabu 239 Kg dan Ekstasi 30.000 Butir

JPU Tanya Setya Novanto Soal Aliran Dana E-KTP ke Puan dan Pramono

Dua Hal Diprotes Dolfie Rompas pada Sidang Kedua PMH Dewan Pers

 

  Berita Terkini
 
Kasus Video Viral Dugaan Penghinaan ke Presiden oleh Anak RJ Tetap Berproses

DPR dan Pemerintah Setujui RUU Antiterorisme Dilanjutkan ke Paripurna

PP 12 Tahun 2018, DPRD Bisa Angkat dan Berhentikan Kepala Daerah

Fadli Zon Nilai KSP Sebaiknya Dibubarkan

TNI Harus Miliki Arah Kebijakan Pertahanan dan Keamanan Negara

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2