Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Partai PBB
Yusril Optimis PBB Bakal Lolos sebagai Peserta Pemilu 2019
2017-11-11 05:23:42
 

Ilustrasi. Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.(Foto: BH /mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra mengaku optimistis partainya bakal lolos menjadi peserta Pemilu 2019. Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya menyatakan PBB tak memenuhi persyaratan awal, Yusril tetap meyakini partai pimpinannya bisa menjadi kontestan pemilu.

Menurut Yusril, PBB sudah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam administrasi negara ataupun Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Namun, yang menghambat PBB justru sistem informasi partai politik (Sipol) buatan KPU.

"Hanya dalam Peraturan KPU ada soal sistem informasi partai politik. Setelah coba disinkronisasikan sebenarnya ada semacam pertentangan antara Undang-Undang Pemilu dengan PKPU Nomor 11 tahun 2017," ujar Yusril di gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (10/11).

Menurut Yusril, ketika undang-undang memerintahkan penyerahan dokumen maka seharusnya dokumen secara fisik. Namun, PKPU justru mengubah maknanya menjadi mengisi Sipol sehingga pengertiannya menjadi berbeda.

Selain itu, optimisme Yusril juga karena UU Pemilu menyatakan partai politik yang telah lolos verifikasi pada pemilu sebelumnya tidak perlu diverifikasi kembali. PBB, katanya, juga menjadi peserta Pemilu 2014.

"Threshold (ambang batas, red) sekarang ini mengacu kepada hasil Pemilu 2014, bagaimana kalau partai politik 2014 mereka punya pendukung baik di DPR atau suara pemilih yang sah, tapi tidak bisa ikut pemilu, itu mangacaukan semua sistem," katanya.

Karena itu Yusril menegaskan, persoalan yang menghambat PBB hanyalah Sipol. "Tapi di luar itu semua data yang diserahkan lengkap. Karena itu PBBlayak diputuskan ikut Pemilu 2019 yang akan datang," pungkas Yusril.(gir/jpnn/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Partai PBB
 
  Yusril Sebut Calon Petahana Tak Perlu Berhenti, Sekjen PBB: Makin Jelas Kemana Arah Dukungan PBB
  Yusril Ihza Mahendra: PBB Tidak Akan Netral di Pilpres 2019
  Yusril Tidak Ambil Pusing untuk Terlibat dalam Koalisi Pilpres 2019
  Yusril: Jokowi Menyandera Banyak Parpol
  Asal Bukan PKI dan Penista Agama, PBB Terima Bacaleg dari Mana Saja
 
ads

  Berita Utama
Bawaslu: KPU Tidak Professional Gelar Deklarasi Kampanye Damai

SBY dan Zulkifli Hasan Kecewa dan WO Acara Deklarasi Damai karena Pendukung Jokowi-Ma'ruf Langgar Aturan

KPU Sebarkan 'Virus' Kampanye Damai, Aman, Tertib

Gerindra dan Nitizen Kritik Sikap Hormat Jokowi Saat Lagu Indonesia Raya

 

  Berita Terkini
 
Bawaslu: KPU Tidak Professional Gelar Deklarasi Kampanye Damai

Melukis di Atas Media Kipas: Agar Anak-anak Paham Perdamaian dan Persahabatan

Resmi Bercerai, Ada 4 Poin Pernyataan Keras Sule

SBY dan Zulkifli Hasan Kecewa dan WO Acara Deklarasi Damai karena Pendukung Jokowi-Ma'ruf Langgar Aturan

Lomba Melukis di Kodam Jaya Raih Rekor MURI

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2