Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Peradilan    
Habib Rizieq
Achmad Midhan: Apabila Diteruskan Pengadilan Habib Rizieq akan Menciderai Rasa Keadilan Masyarakat
2021-02-19 10:44:55
 

Achmad Midhan (kanan depan) saat mendampingi Habib Rizieq Shihab,(Foto: detik)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Menyikapi pengadilan yang dilakukan terhadap Habib Rizieq Shihab, kuasa hukum Habib meminta kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk berani mendeponir atau mengesampingkan perkara kliennya yang juga sebagai Imam Besar Umat Islam itu terkait dugaan menghasut dan melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

Achmad Midhan yang merupakan salah satu kuasa hukum Habib Rizieq mengatakan jika perkara kliennya itu sampai dibawa ke pengadilan akan lebih banyak mudharatnya daripada maslahatnya.

"Jadi kepada Jaksa Agung saya sampaikan agar demi kepentingan umum seharusnya dirinya berani untuk mendeponir kasus ini," ujar Midhan pada, Selasa (16/2) dalam menanggapi perkara kliennya yang segera disidangkan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa.

Lebih lanjut dirinya juga mengatakan untuk kepentingan umum, kasus yang disangkakan kepada kliennya telah menimbulkan banyak rasa ketidakadilan di masyarakat.

Masih menurutnya banyak kejadian atau kasus yang sama terkait pelanggaran prokes seperti dalam penyelenggaraan Pilkada atau di tempat-tempat hiburan tidak diproses hukum.

Padahal, tegas Midhan, aparat penegak hukum tidak boleh tebang pilih dan bersikap diskriminatif. "Satu diproses hukum, tapi yang satu dibiarkan atau tidak diproses," katanya lagi.

Di sisi lain tutur Midhan, pemerintahlah yang menghimpun dana untuk bantuan sosial guna meringankan beban masyarakat tapi justru malah disalahgunakan oleh oknum para Menterinya.

Oleh karena itu, tuturnya, sebaiknya antara pemerintah dan rakyat untuk saling dukung-mendukung agar masalah covid 19 dapat tertanggulangi dan cepat selesai.

"Jadi kalau ada pelanggaran prokes seharusnya disikapi dengan bijak. Bukannya untuk hukum menghukum," tutur Wakil Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM)

Dikatakannya jikapun Habib Rizieq diadili maka bersama tim kuasa hukum lainnya berharap hakim menolak perkara kliennya diperiksa lebih lanjut. "Karena kasus terkait covid 19 secara faktual banyak terjadi diskriminasi tindakan-tindakan hukum," ujarnya.

Apalagi, kata Midhan, seperti peristiwa di Petamburan, Jakarta Pusat, kliennya malah sudah dikenakan denda oleh Pemprov DKI Jakarta. "Masa mau diajukan lagi pidananya," katanya

Soal pemeriksaan tes Covid 19 di RS Ummi Bogor dirinya mengatakan kalau kliennya justru sudah dilakukan test swab oleh dokter rumah sakit dalam membantu pemerintah sesuai prokes. "Sehingga yang terjadi di Bogor, malah petugas satgasnya justru yang menyalahi protap kesehatan disana," pungkasnya.(panjimas/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Habib Rizieq
 
  Soal Sidang Habib Rizieq, PKS: Harusnya Ada Persamaan Perlakuan Di Depan Hukum
  Bareskrim Polri Hentikan Penyidikan Kasus 6 Laskar FPI
  Kapolda Metro Tak Hadiri Ajakan Sumpah Mubahalah Kematian 6 Laskar FPI
  Achmad Midhan: Apabila Diteruskan Pengadilan Habib Rizieq akan Menciderai Rasa Keadilan Masyarakat
  Habib Rizieq dan Dirut RS UMMI Jadi Tersangka Kasus Tes Swab
 
ads1

  Berita Utama
Pemberian Izin TKA China Disesalkan

Partai Ummat Akan Sowan ke Presiden Jokowi untuk Menginisiasi Melawan Kebiadaban Zionis Israel

MUI Kritik Pegawai KPK Ditanya Urusan Jilbab: Batalkan Hasil Tes!

Satres Narkoba Polres Jakarta Pusat Gagalkan Peredaran Sabu Seberat 310 Kg

 

ads2

  Berita Terkini
 
Soal Komentar Otak Sungsang, LBH PP Muhammadiyah Minta Ngabalin Diberhentikan

Antisipasi Ledakan Kasus Covid, Muhammadiyah Siapkan Skenario Terburuk

Anggota DPR Nilai Pemerintah Lalai Awasi Tempat Wisata

Pemberian Izin TKA China Disesalkan

Mahasiswa Program Doktor di Turki: Sejak Era Jokowi, Bank di Indonesia Ngeblok Kiriman Uang Ke Bank Palestina

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2