Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
BP2MI
Benny Rhamdani Protes Keras Soal Perlakuan Oknum Imigrasi Malaysia: Sita Barang Milik PMI Tapi Tak Dikembalikan
2021-07-25 21:31:33
 

Kepala BP2MI Benny Rhamdani bersama jajarannya saat menyerahkan hewan qurban Idul Adha 1442 Hijriah.(Foto: BH /amp)
 
TANGERANG, Berita HUKUM - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani memprotes keras perlakuan oknum Imigrasi Malaysia yang melakukan penyitaan dan tidak mengembalikan barang-barang milik Pekerja Migran Indonesia (PMI) ketika dideportasi.

"Atas nama pemerintah Indonesia, saya menyampaikan protes keras terhadap tindakan oknum Imigrasi Malaysia," tegas Benny kepada wartawan, Sabtu (24/7).

Menurutnya, tindakan oknum itu bisa dibilang sebagai perampokan yang dilakukan oleh aparat yang bertugas atas nama penegakan hukum.

"Bagaimana bisa aparat penegak hukum Malaysia, bertugas dengan atas nama penegakan hukum, tapi diiringi dengan perampokan harta benda yang menjadi milik warga negara kita! Ini tidak bisa dibiarkan," lugas Benny.

Sebelumnya Benny mengungkapkan pihaknya menerima pengaduan terkait hal tersebut dari Pekerja Migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia.

"Ketika mereka masuk ke tahanan Imigrasi Malaysia. Mereka selalu mengalami penyitaan barang-barang, baik itu uang, handphone, gelang, atau kalung. Yang semuanya tidak dikembalikan kepada pemiliknya, warga negara kita," beber Benny.

Ia pun sangat menyesalkan perlakuan oknum Imigrasi Malaysia yang diduga kerap melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI). Tindakan tersebut, menurut Benny, merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

"Harta benda milik mereka itu tidak boleh sewenang wenang disita, dirampas, dan ini bisa dikatakan perampokan. Ini pelanggaran terhadap HAM," cetus Benny.

Benny mengajak perwakilan Indonesia untuk membantu penegakan keadilan bagi para Pekerja Migran Indonesia.

"Saya mengajak perwakilan Indonesia untuk bersama-sama protes atas perlakuan oknum-oknum keimigrasian Malaysia tersebut," tuntasnya.(km/bh/amp)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Aturan Maritim Baru China Klaim LCS, Wakil Ketua MPR: Ini Jelas Tindakan Provokasi, Indonesia Harus Bersikap Keras dan Tegas

Biaya Bengkak Proyek Kereta Cepat, Politisi PKS: Sejak Awal Diprediksi Bermasalah

Cegah Masuknya Varian Baru Covid-19 Mu, DPR Minta Pemerintah Perketat Deteksi di Pintu Masuk

PKS: Peternak Menjerit, Kenapa Presiden Diam Saja?

 

ads2

  Berita Terkini
 
PKS: Presiden Tidak Serius Melindungi Laut Indonesia, Kapal Bakamla Kekurangan BBM

Bamsoet: Amandemen UUD NRI 1945 Tidak Ubah Pasal 7 Tentang Masa Jabatan Presiden dan Wakil Presiden

KaKorlantas Benarkan Gesekan antara Petugas PJR dan Pengendara di Tol Cikampek

Jokowi dan Anies Divonis Bersalah, Melanie Subono Girang: Kita Menang!

Aturan Maritim Baru China Klaim LCS, Wakil Ketua MPR: Ini Jelas Tindakan Provokasi, Indonesia Harus Bersikap Keras dan Tegas

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2