Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Kemenkumham
HUT ke-55, Inspektorat Jenderal Kemenkumham Diapresiasi Responsif, Inovatif dan Aplikatif
2021-11-04 09:46:26
 

Menkumham Yasonna Laoly saat memberikan penghargaan kepada Inspektur Jenderal Kemenkumham, Razilu.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly mengapresiasi Inspektorat Jenderal dan jajaran atas tindak lanjut yang responsif, inovatif, dan aplikatif dalam merespon arahan serta instruksi Menteri Hukum dan HAM saat pelantikan Inspektur Jenderal 10 Maret 2021 lalu. Apresiasi ini disampaikan oleh Yasonna H. Laoly ketika membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Inspektorat Jenderal Tahun 2021 yang diselenggarakan melalui tatap muka dan virtual, Rabu (3/11).

"Saya mengapresiasi dan memberikan penghargaan atas apa yang telah dilakukan oleh Inspektur Jenderal dan jajaran untuk menjawab tantangan dan pekerjaan rumah yang saya berikan, Saudara Irjen dan jajarannya telah menindaklanjuti secara responsif, inovatif, dan aplikatif arahan pada saat pelantikan melalui penetapan Pancakomitmen dan Pancaprogram Unggulan Inspektorat Jenderal yang capaiannya tadi telah dilaporkan dengan sangat komprehensif oleh Saudara Irjen," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yasonna menekankan peranan penting Inspektorat Jenderal dalam mengawal kinerja Kementerian Hukum dan HAM. Itjen perlu mengoptimalkan fungsi Quality Assurance, Consulting, dan menjadi Strategic Partner dalam mengawal kinerja yang tujuannya untuk meningkatkan akuntabilitas keuangan negara, memperbaiki tata kelola pemerintahan, dan pengendalian atas risiko. Oleh sebab itu Ia mengingatkan kepada seluruh Pimpinan Satuan Kerja untuk melaksanakan pembinaan dan pengawasan melekat kepada jajarannya sehingga dapat menekan tingkat pelanggaran.

Dirinya juga mengingatkan bahwa Kementerian Hukum dan HAM telah menandatangani Piagam Audit/Audit Charter, sehingga wajib hukumnya bagi Kepala Satuan Kerja untuk mendukung pelaksanaan pengawasan yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal.

"Saya tidak ingin mendengar lagi ada Kepala Satuan Kerja yang tidak memberikan akses dan menghalang-halangi proses pengawasan yang sedang dilakukan oleh jajaran Inspektorat Jenderal," tegasnya.

Menteri Hukum dan HAM juga menyampaikan apresiasinya atas berbagai inovasi dan prestasi yang telah ditorehkan Itjen pada tahun 2021. Di tahun ini, Itjen berhasil mempertahankan Sertifikasi Internasional ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan telah menyelenggarakan program Gerakan Lima Hari Belajar (Gemar Belajar) untuk meningkatkan kompetensi APIP sekaligus megimplementasikan Corporate University Kemenkumham. Dirinya berharap keberhasilan ini dapat ditiru oleh Unit Kerja lain di Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam momentum pembukaan Rakorwas sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun ke-55 Inspektorat Jenderal, dilakukan pula launching Mars, Logo, dan berbagai inovasi Inspektorat Jenderal (Website Itjen, E-Mawas, serta Panca Program Unggulan Itjen Tahun 2022).

Yasonna berharap pesan positif yang terkandung dalam inovasi-inovasi tersebut dapat meningkatkan kualitas dan kinerja jajaran Inspektorat Jenderal.

Diakhir sambutannya, Yasonna menekankan pentingnya integritas.

"Kualitas kerja itu merupakan hal penting tetapi integritas itu adalah yang paling utama dan untuk memberikan pelayanan nyata, Saudara harus menambahkan sesuatu yang tidak bisa dibeli atau diukur dengan uang, dan itu adalah ketulusan dan integritas," papar Yasonna.

Pada kesempatan yang sama, sebelumnya Inspektur Jenderal Razilu melaporkan capaian pelaksanaan Panca Program Unggulan Itjen Tahun 2021 dan hal-hal lain telah dikerjakan dalam rangka menindaklanjuti secara responsif, inovatif, dan aplikatif instruksi serta arahan Bapak Menteri Hukum dan HAM pada saat pelantikan Irjen tanggal 10 Maret 2021.

Razilu menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Pengawasan yang dirangkaikan dengan peringatan pertama Hari Ulang Tahun ke-55 Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM ini merupakan sebuah bentuk rasa syukur, kebanggaan, dan penghargaan kepada sejarah, seperti yang pernah disampaikan oleh Bung Karno “Jas Merah (Jangan Sekalikali Meningggalkan Sejarah).

"Harapan tinggi terselenggaranya kegiatan ini adalah tercapainya keagungan Kemenkumham yang ditandai dengan Kinerja Tinggi Bermartabat yang Zero Pengaduan, Zero Penyimpangan, dan Zero Penyelewengan pada waktunya," tutupnya.(hum/bh/amp)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Partai UMMAT Dinyatakan Lolos sebagai Calon Peserta Pemilu 2024 oleh KPU

Polda Metro Jaya - Bea dan Cukai Bandara Soetta Gagalkan Ekspor Biji Kokain Kemasan Boneka Jari

Biaya Kereta Cepat Membengkak, Wakil Ketua MPR: Saatnya Evaluasi Proyek-proyek Mercusuar

Cokok Tersangka Korupsi Krakatau Steel, Pengamat Yakin Jaksa Agung Sapu Bersih Koruptor BUMN

 

ads2

  Berita Terkini
 
Laporan Putri Candrawathi soal Dugaan Pelecehan Seksual 'Palsu', Polri: Masuk Katagori Menghalangi Penyidikan Kasus Brigadir J

Kuasa Hukum: Penahanan Mularis Djahri atas Aduan Anggota Polisi adalah Kriminalisasi

Partai UMMAT Dinyatakan Lolos sebagai Calon Peserta Pemilu 2024 oleh KPU

Pengamat: Strategi Firli Bahuri Membangun Budaya Antikorupsi, Komprehensif dan Sistemik

Bupati Pemalang Ditangkap KPK, Firli: Kasus Dugaan Suap

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2