Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
CPO
Harga Sawit Capai Level Tertinggi
Sunday 28 Apr 2013 10:27:40
 

Petani kelapa sawit.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Harga minyak kelapa sawit menguat 3 hari berturut ke level tertinggi dalam hampir 2 minggu terakhir.

Hal itu terjadi setelah adanya spekulasi terkait dengan penaikan ekspor dari Malaysia selaku produsen kedua terbesar di dunia.

Nilai kontrak untuk pengiriman Juli naik sebanyak 1,6% menjadi 2.326 ringgit (US$765) per ton di Bursa Malaysia Derivatives, harga tertinggi untuk kontrak berjangka teraktif sejak 12 April sebelum diperdagangkan pada 2.315 ringgit pada pukul 12.23 di Kuala Lumpur. Margin laba kontrak teraktif tahun ini sampai 5%.

Surveyor Intertek mengatakan ekspor dari Malaysia meningkat 5,3% menjadi 1,12 juta ton pada 25 hari pertama bulan ini dari periode yang sama pada Maret.

Sementara itu, menurut data Dewan Minyak Sawit Malaysia, cadangan turun ke level terendah dalam 7 bulan, sebesar 2,17 juta ton bulan lalu karena ekspor naik. Produksi yang naik 2,2% bulan lalu, biasanya akan dikirim pada kuartal kedua.

“Jika produksi tidak tumbuh secepat itu dan ekspor meningkat, ada kesempatan baik bahwa harga saham mungkin turun. Produksi Malaysia pada basis bulan ke bulan mungkin tidak tumbuh sebanyak itu,” kata Ivy Ng, analis CIMB Investment Bank Bhd, Sabtu (27/4).

Harga minyak kedelai untuk pengiriman Juli naik 0,4% menjadi 49,10 sen per pon di Chicago Board of Trade, sedangkan kedelai naik 0,6% menjadi US$13,53 per bushel.

Nilai minyak kelapa sawit curah untuk pengiriman September menguat 1,5% menjadi 6.022 yuan (US$976) per ton di Dalian Commodity Exchange, setelah ditutup pada harga terendah sejak Oktober 2009 kemarin. Sementara itu harga minyak kedelai naik 0,7% menjadi 7.366 yuan per ton, rebound dari level penutupan terendah sejak Februari 2010 kemarin.(bn/bmn/bhc/opn)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kemiskinan Jateng Meningkat, Pengamat: PDIP Harusnya Tegur Ganjar

3 Anak di Jakarta Meninggal karena Hapatitis Akut yang Masih 'Misterius'

HNW Mengajak Bangsa Indonesia Konsisten Menjalankan Konstitusi

Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi

 

ads2

  Berita Terkini
 
Vespa World Days 2022 Siap Digelar Juni di Bali

Wakil Ketua MPR investasi Telkomsel ke GOTO berpotensi pidana

Benny Rhamdani Minta Kemnaker Tindak Tegas dan Cabut Izin P3MI Pemalsu Dokumen Penempatan PMI

Pimpinan BAKN Berikan Catatan Publikasi BPS tentang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2022

Rugikan Petani Sawit, Larangan Ekspor CPO Harus Segera Dicabut

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2