Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Polda Metro Jaya
Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Apresiasi Program Kampung Tangguh Jaya
2021-05-15 18:34:15
 

Anggota KKSS, sekaligus mantan Wasekjen KKSS, Ikhwan Aziz.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Program Kampung Tangguh Jaya (KTJ) yang dicanangkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan telah terlaksana di berbagai tempat di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) disebut menjadi salah satu pendukung dalam hal penurunan kasus Covid-19.

Menurut anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Ikhwan Aziz, program tersebut memberikan manfaat yang langsung dirasakan dengan baik oleh masyarakat luas.

Aziz mencontohkan seperti yang ada pada Rusun Tower Pulogebang, Jakarta Timur. Dengan penerapan KTJ di daerah tersebut menjadikan turunnya angka penderita Covid-19 secara signifikan.

"Kehadiran KTJ di Rusun tersebut terbukti membuat masyarakat banyak merasakan manfaatnya. Yang tadinya ada 10 penghuni Rusun yang terpapar Corona, lalu digagas lah oleh Polda Metro Jaya program tersebut disana dan alhasil dalam waktu yang tak lama, sudah kembali menjadi zona hijau. Untuk keseluruhan, program KTJ kami apresiasi, acungan jempol untuk Polda Metro Jaya," kata Aziz dalam siaran persnya, Sabtu (15/5).

Disebutkan Aziz, program yang digagas oleh Perwira Tinggi (Pati) lulusan Akademi Kepolisian 1991 itu juga berdampak baik pada bidang pemulihan ekonomi.

"Polda Metro Jaya juga aktif menggandeng berbagai lapisan organisasi, lembaga atau yayasan untuk memaksimalkan KTJ seperti mengadakan baksos dan pemberian modal usaha di daerah maupun wilayah yang telah ditetapkan sebagai KTJ agar masyarakat dapat bangkit dari kesulitan ekonomi di tengah-tengah situasi pandemi Corona ini," ucap eks Wakil Sekjen KKSS ini.

Program KTJ kata dia menjadikan semakin kuatnya karakter dan budaya toleransi, keberagaman dan keramahan antar sesama anak bangsa.

"Warga masyarakat di daerah yang ditetapkan KTJ itu terlihat gotong royong, saling membantu dan menolong bahkan berkorban demi warga atau keluarga lain yang sedang menjalani perawatan mapun isolasi mandiri di rumah karena terpapar Covid-19 menjadi lekas sembuh dan pulih seperti sediakala," pungkasnya.(bh/mos)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Irwan Fecho: Mereka Sadar Kekuasaan di Ujung Tanduk, Sehingga Demokrat Harus Jadi Kambing Hitam

Di HBA, Jaksa Agung Sampaikan 7 Perintah Harian Kepada Seluruh Jaksa

PKS: Meski Kasus Turun, Positivity Rate Indonesia Jauh Dari Standar WHO

Cara Mendapat Obat Gratis Khusus Pasien COVID-19 yang Isoman

 

ads2

  Berita Terkini
 
Atasi Pandemi Covid-19, Mulyanto Minta Pemerintah Kurangi 'Gimmick'

Hergun: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Ditunjuk Jadi Kapolres Katingan, AKBP Paulus Sonny: Mohon Doanya

Kassubag Pengadaan Korlantas AKBP Satrio Wibowo Raih Promosi Jabatan Kombes di Polda Metro Jaya

Riset Menunjukkan Masyarakat Indonesia Kurang Keadaban dalam Bermedsos, Apa yang Salah?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2