Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
BNPB
Launching Hari Kesiapsiagaan Bencana, Siap Untuk Selamat
2021-03-29 16:33:40
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Acara launching Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2021 resmi dibuka pada Jumat (26/3) di Graha BNPB, Jakarta. Acara launching HKB turut dihadiri para peserta melalui ruang komunikasi digital. Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan membuka acara launching HKB secara simbolis dengan membunyikan kentongan.

BNPB menginisiasi Hari Kesiapsiagaan Bencana dengan mengajak semua pihak meluangkan satu hari untuk melakukan latihan kesiapsiagaan bencana secara seretak pada tanggal 26 April. Inisiasi dari BNPB menjadikan tanggal 26 April sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana tersebut bertujuan untuk membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana.

HKB ini juga merupakan ajakan bagi para masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana untuk mengetahui titik evakuasi yang ada. Setiap tempat perlu adanya titik evakuasi, akan lebih baik apabila titik evakuasi ditentukan oleh masyarakat itu sendiri. Hal ini menjadi penting, karena dalam keadaan darurat jalur evakuasi harus sudah ditentukan dan diketahui secara mudah.

Kepala BNPB Doni Monardo menghimbau seluruh komponen masyarakat untuk ikut serta dalam HKB tahun 2021.

"Saya menghimbau seluruh komponen masyarakat untuk ikut serta dan berpartisipasi aktif pada Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun 2021, bunyikan tanda secara serentak seperti kentongan, sirine dan lonceng pada tanggal 26 April 2021 pukul 10.00 waktu setempat." kata Doni.

HKB tahun ini menggunakan slogan 'Siap Untuk Selamat' serta mengusung tema 'Latihan membuat kita selamat dari bencana' dengan empat hal yang perlu dilakukan antara lain mengenali ancaman bencana yang ada di sekitar, mengenali risiko bencana, mengetahui tempat evakuasi, dan pelatihan menghadapi bencana bersama keluarga.(bnpb/bh/ws)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Irwan Fecho: Mereka Sadar Kekuasaan di Ujung Tanduk, Sehingga Demokrat Harus Jadi Kambing Hitam

Di HBA, Jaksa Agung Sampaikan 7 Perintah Harian Kepada Seluruh Jaksa

PKS: Meski Kasus Turun, Positivity Rate Indonesia Jauh Dari Standar WHO

Cara Mendapat Obat Gratis Khusus Pasien COVID-19 yang Isoman

 

ads2

  Berita Terkini
 
Atasi Pandemi Covid-19, Mulyanto Minta Pemerintah Kurangi 'Gimmick'

Hergun: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Ditunjuk Jadi Kapolres Katingan, AKBP Paulus Sonny: Mohon Doanya

Kassubag Pengadaan Korlantas AKBP Satrio Wibowo Raih Promosi Jabatan Kombes di Polda Metro Jaya

Riset Menunjukkan Masyarakat Indonesia Kurang Keadaban dalam Bermedsos, Apa yang Salah?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2