Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Polri Musnahkan Barang Bukti 429 Kg Sabu dan 22.932 Butir Ekstasi, Hasil Ungkap Kasus Periode Juni 2023
2023-07-13 20:35:52
 

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen A. Ramadhan bersama Wadir Tippid Narkoba Bareskrim Polri Kombes Jayadi serta pihak Kejaksaan RI dan terkait saat menunjukkan barbuk hasil ungkap kasus dengan total 429 kg Sabu dan Ribuan Ekstasi.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri musnahkan barang bukti sebanyak 429 kilogram sabu dan 22.932 butir pil ekstasi dari hasil pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika periode Juni 2023.

Total sabu yang dimusnahkan dari pengungkapan itu diantaranya, terdiri 80 kg sabu dari kasus di Provinsi Riau; 348 kilogram sabu dari kasus di Provinsi Aceh; 922,9 gram dan 25,9 gram sabu dari dua kasus di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat; serta 77,7 gram sabu dari kasus di Subang, Jawa Barat.

"Pemusnahan telah memiliki pengesahan dari kejaksaan negeri di mana barang bukti didapat," kata Wakil Direktur (Wadir) Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Kombes H Jayadi di Instalasi Kesling Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (14/7).

Jayadi didampingi Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan pemusnahan 429 kilogram sabu-sabu itu juga merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas Polri dalam menangani barang bukti kasus narkotika.

"Ini bentuk akuntabilitas dari penyidikan yang dilakukan penyidik ketika penyidik telah mendapatkan penetapan status barang bukti narkotika dari Kejaksaan," ujarnya.

Di samping itu, Jayadi menambahkan pemusnahan barang bukti tersebut merupakan bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"UU Narkotika menyebutkan bahwa setelah mendapatkan status penyitaan barang bukti dari Kejaksaan Negeri setempat, tugas dan tanggung jawab penyidik adalah sesegera mungkin melaksanakan pemusnahan barang bukti," tukasnya.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyampaikan, berdasarkan total barang bukti yang disita itu, Polri berhasil menyelamatkan sebanyak 1.738.932 jiwa.

"Dari jumlah barang bukti yang kami sita, baik jenis narkotika sabu-sabu maupun ekstasi, jumlah jiwa yang berhasil kami selamatkan adalah 1.738.932 jiwa," tuntas Ramadhan.(bh/amp)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kapan Idul Fitri 2024? Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 10 April, Ini Versi NU dan Pemerintah

Refly Harun: 6 Ahli yang Disodorkan Pihak Terkait di MK Rontok Semua

PKB soal AHY Sebut Hancur di Koalisi Anies: Salah Analisa, Kaget Masuk Kabinet

Sampaikan Suara yang Tak Sanggup Disuarakan, Luluk Hamidah Dukung Hak Angket Pemilu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Mudik Lebaran 2024, Korlantas: 429 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan

Di Depan Jokowi, Khatib Masjid Istiqlal Ceramah soal Perubahan

Enam bulan pertikaian di Gaza dalam angka

Tradisi Idulfitri Sebagai Rekonsiliasi Sosial Terhadap Sesama

Kapan Idul Fitri 2024? Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 10 April, Ini Versi NU dan Pemerintah

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2