Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Kemhan
Pusdiklat Bahasa Kemhan Gelar Malam Bahasa dan Budaya Internasional ke- 14
Friday 23 Oct 2015 07:40:18
 

Kabadiklat Kemhan Mayjen TNI Hartind Asrin dan Irjen Kemhan Laksamana Madya TNI Ismono Wijayanto didampingi para istri menghadiri MBBI di Pusdiklat Bahasa Kemhan Pondok Labu, Jakarta, Kamis (22/10).(Foto: BH/yun)
 
JAKARTA Berita HUKUM - Dalam rangka mendukung keberhasilan proses belajar mengajar bahasa asing, Pusdiklat Bahasa Kemhan menyelenggarakan kegiatan, Malam Bahasa dan Budaya Internasional (MBBI) ke-14 TA. 2015. Pendidikan dan pelatihan di bidang bahasa daerah dan bahasa asing bagi personel Kemhan/TNI, serta bahasa Indonesia bagi perwira siswa (Pasis) mancanegara. Kegiatan MBBI bertempat di Pusdiklat Bahasa Kemhan Pondok Labu, Jakarta pada, Kamis (22/10).

Pada tahun 2015 ini kegiatan MBBI mengusung tema "Boosting friendship Trough Language and culture" ( Mendorong Persahabatan melalui Bahasa dan Budaya), diharapkan dapat meningkatkan person to person, contact sesama para siswa yang pada gilirannya akan meningkatkan, hubungan persahabatan dan kerjasama masing-masing negara, baik saat ini maupun kedepannya," ujar Kabadiklat Kemhan Mayjen TNI Hartind Asrin.

Hartind mengatakan, MBBI ke-14 kali ini diikuti oleh 19 stand terdiri dari 1 stand Indonesia yang di siapkan oleh Personel organik Pusdiklat Bahasa, 1 stand Pemda Jawa Barat, dan 17 stand dari peserta siswa kursus intensif bahasa inggris (KIBI), dan kursus Intensif Bahasa Asing/Non -Inggris (KIBA). Sedangkan pasis mancanegara diikuti oleh stand dari Amerika, Australia, Korea, Perancis, Rusia , India, Jepang, Malaysia, Pakistan, Singapura, Thailand, Tiongkok, dan Inggris," jelas Hartind

"Pada tahun lalu kami menampilkan budaya Kalimantan Timur, maka pada tahun ini kita akan memperkenalkan budaya Jawa-Barat," ucap Kabadiklat Kemhan.

"Saat ini peserta didik di Badiklat berjumlah 231 orang, diantaranya 192 orang peserta didik lokal, 39 orang peserta didik dari 18 negara sahabat," jelasnya.

Acara ini juga dimaksudkan untuk saling menawarkan budaya dan tradisi antar para siswa yang memiliki latar belakang bahasa dan budaya berbeda, dalam rangka menjalin persahabatan dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bekerja sama dengan penyelenggaranya. Acara ini juga dimaksud untuk menawarkan budaya antar para siswa yang memiliki latar belakang bahasa dan budaya yang berbeda.

" Kegiatan ini sejatinya merupakan acara dari siswa untuk siswa dan untuk kita semua," pungkasnya.

Hadir dalam acara ini, mewakili Menhan Irjen Kemhan Laksamana Madya TNI Ismono Wijayanto, Kabadiklat Kemhan, Mayjen TnI Hartind Asrin. Para Duta Besar dan Atase Pertahanan negara-negara sahabat.(bh/yun)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2