Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
DPT
Setiap Pilkada Angka DPT Selalu Membengkak
Wednesday 29 May 2013 19:03:11
 

Prof Syamsudin Haris, saat diskusi Pemilu yang bertema
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Di beberapa ajang Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) data jumlah penduduk selalu membengkak. Bahkan, bagi pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsudin Haris, membengkaknya jumlah penduduk tersebut, sangat tidak masuk akal.

Sebut saja, Pilkada Jawa Barat. Berdasarkan sensus penduduk yang dilakukan BPS (Badan Pusat Statistik) pada tahun 2010 jumlah penduduk Jabar sebanyak 43 juta.

"Namun, berdasarkan DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang ditetapkan KPU Provinsi Jabar. Jumlah penduduk sebanyak 49 juta," ujar Haris saat diskusi Pemilu yang bertema, "Trend Partisipasi Pemilih Pilkada Menurun, Bagaimana di Pemilu 2014?" yang digelar di kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (29/5).

Begitu juga yang terjadi dalam Pilkada di Medan dan Jawa Tengah. "Dimana selisih angkanya bisa mencapai 3 juta dari angka sensus BPS," ungkap Haris.

Atas dasar itulah, peneliti politik ini mengkhawatirkan, salah satu sebab banyaknya angka golput. Dikarenakan, kurang akuratnya data pemilih. "Sebab, data pemilih dalam pilkada agak kacau balau," tambahnya.

Sebab, pemilih yang dianggap adalah pemilih hantu. Selain itu, Haris juga menyatakan, membengkanya angka DPT bisa juga dilakukan secara sengaja oleh penyelenggara pemilu. "Karena anggaran Pemilukan ditentukan dari jumlah pemilih per kepala," tuturnya.(bhc/riz)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji

Sepanjang Tahun 2025 MA Memutus 37.865 Perkara, Ketua: Beban Meningkat Namun Produktivitas Tetap Stabil

Pecah Rekor 3 kali OTT KPK dalam Sehari, Siapa Saja Pejabat yang Terseret?

6 Oknum Polisi Jadi Tersangka Kasus Dugaan Terlibat Pengeroyokan Hingga 2 Matel Tewas di Kalibata

 

ads2

  Berita Terkini
 
Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji

Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Pembiayaan 'Etalase Dunia' Masjid Raya Bandung

Sepanjang Tahun 2025 MA Memutus 37.865 Perkara, Ketua: Beban Meningkat Namun Produktivitas Tetap Stabil

Amal Said resmi dipecat sebagai dosen UIM usai ludahi kasir swalayan

Soal Gugatan Rp140 Miliar, Purnomo Prawiro dkk Lebih 'Keji' dari Debt Collector Mata Elang

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2