Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Pembunuhan
Ungkap Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Bareskim Mabes Polri Ikut Turun Tangan
2021-09-15 06:36:02
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Bareskrim Mabes Polri akhirnya ikut turun tangan menangani kasus kematian ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Keterlibatan tim Bareskrim Polri guna untuk membantu tim Polda Jabar dalam mempercepat mengungkap kasus tersebut.

Saat ini tim Bareskrim sudah berada di Subang menyelidiki kasus pembunuhan yang terjadi sebulan lalu.

"Tim Bareskrim sudah di sana (Subang) menyelidiki kasus pembunuhan itu," kata Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, Selasa (14/9).

Menurut Brigjen Andi, tim juga akan menganalisa semua hasil penyelidikan dan temuan barang bukti yang sudah diproleh penyidik Polres Subang dan Polda Jabar.

"Termasuk tim juga akan menganalisa semua informasi yang sudah diperoleh oleh Polres Subang dan Polda Jabar," ungkap Andi.

Sebelumnya, Warga Kabupaten Subang digegerkan dengan penemuan mayat ibu dan anak bersimbah darah di dalam bagasi mobil mewah pada Rabu, 18 Agustus 2021. Kedua korban ditemukan sang suami.

Polisi memastikan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Namun, hingga kini pelaku pembunuhan belum terungkap.

Pihak kepolisian sendiri sudah memeriksa Yosef, yakni suami korban yang menjadi saksi kunci pembunuhan ini, telah diperiksa sebanyak 9 kali.

Dalam pemeriksaan terakhir, pengakuan Yosef saat pertama kali menemukan jasad korban didalami kepolisian.

Yosef diketahui merupakan saksi kunci yakni orang pertama yang menemukan jasad Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di dalam mobil Alphard di Jalan Cagak, Subang Jawa Barat Rabu (18/8) lalu.

Dalam pemeriksaan kesembilan pada Senin (13/9/2021), pengakuan Yosef tersebut kembali disorot polisi.(fir/pojoksatu/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Muslim Arbi: KPK Harus Berani Usut Dugaan KKN Anak Jokowi seperti Saat Tangkap Besan SBY

Proyek Pembangunan IKN Berpotensi Mangkrak dan 'Overbudget'

Dosen UNJ Melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK Serta Meminta Jokowi Dipanggil

KPK Tetapkan 9 Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek dan Lelang Jabatan di Pemkot Bekasi

 

ads2

  Berita Terkini
 
Ketua Umum HMI: Pelaporan Balik Terhadap Ubedilah Badrun Adalah Tindakan Salah Kaprah dan Bodoh

Muslim Arbi: KPK Harus Berani Usut Dugaan KKN Anak Jokowi seperti Saat Tangkap Besan SBY

Baleg Terima Audiensi Buruh Terkait UU Cipta Kerja

Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Harus Lewat Keputusan Politik dan Revisi UUD

Wakil Ketua MPR sayangkan pernyataan Menteri Bahlil Lahadalia

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2