Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
BP2MI
BP2MI dan Polda Metro Jaya Selamatkan 160 Calon PMI dari Sindikat Penempatan Ilegal tujuan Timur Tengah
2022-10-25 19:22:34
 

Kepala BP2MI Benny Rhamdani bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan jajaran saat konferensi pers Penyelamatan 160 Calon PMI dari Sindikat Penempatan Ilegal.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebanyak 160 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) berhasil diselamatkan dari sindikat penempatan ilegal dan mafia perdagangan orang. Penyelamatan terhadap ratusan korban sindikat penempatan ilegal yang akan dikirim ke Timur Tengah itu hasil kerjasama Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Polda Metro Jaya.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani menjelaskan, penyelamatan CPMI korban sindikat penempatan ilegal dilakukan saat pihaknya melakukan penggerebekan di penampungan Balai Latihan Kerja (BLK) PT Zam Zam Perwita milik Saleh Alatas yang beralamat di Jalan Raya Kranggan RT 004 RW 005, Jati Ranggon, Jati Sampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Pada tanggal 29 September 2022 sekitar jam 22.25 WIB, Satgas Sikat Sindikat BP2MI telah melakukan penyelamatan korban sindikat penempatan ilegal di daerah Bekasi, Jawa Barat," kata Benny kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/10/2022).

Disebutkan Benny, mayoritas CPMI korban TPPO itu perempuan dan rata-rata berstatus ibu rumah tangga serta berasal dari berbagai daerah.

"Rincian calon PMI yakni meliputi; Jawa Barat 103 orang, Jawa Tengah 19 orang, Nusa Tenggara Barat 19 orang, Lampung 9 orang, Banten 8 orang, DKI Jakarta 1 orang, dan Jawa Timur 1 orang," rinci Benny.

Benny memaparkan, sehari setelah penggerebekan, yakni pada 30 September 2022, BP2MI kemudian melimpahkan kasus dugaan penempatan ilegal PMI tersebut kepada Polres Metro Bekasi Kota, dan telah dibuatkan Laporan Polisi dengan Nomor: LP/A/2867/IX/2022/SPKT tanggal 30 September 2022.

Informasi yang diperoleh BP2MI dari pihak penyidik Polres Metro Bekasi telah memeriksa beberapa calon PMI sebagai saksi mewakili 160 korban penempatan ilegal.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyampaikan, Polda Metro Jaya dan jajaran akan selalu mendukung BP2MI dalam memerangi calo para pekerja migran.

"Pada prinsipnya Polda Metro Jaya akan mendukung penuh upaya BP2MI dalam pemberantasan calo atau orang-orang yang memanfaatkan para pekerja migran kita. Khususnya penempatan pekerja migran non prosedural atau ilegal," ucap Fadil.

Sebagai informasi, PT Zam Zam Perwita selaku terduga pelaku penempatan ilegal dikenai sanksi penghentian sementara sebagian atau seluruh kegiatan usaha penempatan PMI.

"Berdasarkan keputusan Dirjen PPTK dan PKK Kemnaker Nomor 3/365/HK.03.01/IX/2022 tanggal 6 September 2022, saat ini (PT Zam Zam Perwita) dijatuhi hukuman penghentian sementara sebagian atau seluruh kegiatan usaha penempatan PMI selama 3 bulan dan penetapan tunda pelayanan melalui Keputusan Kepala BP2MI Nomor 377 Tahun 2022," terang Benny, Selasa (25/10).

"Sanksi tersebut dijatuhkan terkait pelanggaran atas Keputusan Menaker No. 260 Tahun 2015 tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Pada Pengguna Perseorangan di Negara-negara Kawasan Timur Tengah," bebernya.(bh/amp)



 
   Berita Terkait > BP2MI
 
  Disebut Ada Perusahaan Asal Jakarta Selundupkan 87 PMI ke Timur Tengah, Benny Rhamdani: BP2MI Tidak Akan Tinggal Diam
  BP2MI Melepas PMI Angkatan Pertama Program Penempatan Polandia dan Jerman
  Moeldoko Akui Layanan Penempatan PMI Banyak Perbaikan, Pekerja Migran Indonesia Pergi dan Pulang Nyaman
  BP2MI Gelar Puncak Peringatan Migrant Day 2022, Dihadiri Pejabat TNI-Polri dan Komnas HAM
  Peringatan Hari Migrant Day 18 Desember 2022, BP2MI Akan Serukan 'Stop Human Trafficking' dan Sosialisasi Migrasi Aman
 
ads1

  Berita Utama
Bareskrim Polri Rilis Pemulangan DPO Peredaran Gelap Narkoba 179 Kg Sabu dari Malaysia, AA Juga Ternyata Pedagang Ikan

Polri dan Bea Cukai Teken PKS Pengawasan Lalu Lintas Barang Masuk RI, Cegah Kejahatan Transnasional

Bentrok TKA China di Morowali, Komisi VII Minta Izin PT GNI Dicabut

Kuota Haji 2023 Sebanyak 221 Ribu, Tidak Ada Pembatasan Usia

 

ads2

  Berita Terkini
 
Polemik Data Beras, Komunikasi Publik Antar 'Stakeholder' Pemerintah Harus Terbangun Baik

Amerika Serikat Lacak 'Balon Pengintai' yang Diduga Milik China - Terbang di Mana Saja Balon Itu?

Foto-foto The Beatles yang Hilang Ditemukan, Sir Paul McCartney 'Dibanjiri Emosi'

Tujuh Isu Keumatan yang Dicetuskan Muhammadiyah Perlu Diperhatikan

Terdakwa Eddy Kasus Pemalsuan Divonis 1,3 Tahun Penjara, Pengacara Terdakwa Nyatakan Banding

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2