Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kementerian Pertanian
Banyak Bantuan Ayam yang Mati di Kabupaten Boalemo, LSM GERAK akan Laporkan Ke Menteri Pertanian
2020-02-04 00:00:05
 

Ketua LSM GERAK - Ali Syahap, S.Pd (Foto: istimewa)
 
GORONTALO, Berita HUKUM - Seakan tidak pernah ada rasa capeknya, LSM GERAK (Gerakan Rakyat Anti Korupsi) yang di motori Ketua Ali Syahap, S.Pd tanpa henti-hentinya menyuarakan kebenaran dan ketidakadilan untuk membasmi semua indikasi korupsi di bumi Serambi Madinah yang tercinta ini.

Setelah sebelumnya menemukan bantuan ayam super yang banyak mengalami kematian dan pakannya yang tidak sesuai peruntukkan, seperti di Wilayah Kabupaten Gorontalo, kini LSM GERAK kembali menemukan masalah yang sama di beberapa Kecamatan di Kabupaten Boalemo.

"Selain banyaknya Ayam yang mati di Kecamatan Wonosari dan Kecamatan Botumoito, bahkan hampir semua Kecamatan di Boalemo, permasalahan pakan juga banyak yang tidak sesuai umur, serta masalah kandang yang banyak sudah beralih fungsi, seperti jadi dego-dego (tempat duduk) dan gudang penyimpanan barang bekas, belum lagi ada potongan 15 ribu rupiah untuk setiap RTMP dari total 200 lebih RTMP di Desa Dimito dengan alasan uang Materai," ujar Ali Syahap.

Menurut Ali, RTMP di Kabupaten Boalemo sudah bosan menunggu dan juga terinformasi dari penerima bantuan bahwa terdapat ayam bantuan yang tidak sesuai dengan informasi yang di terima, seperti mereka yang menerima bantuan dalam bentuk bibit ayam kampung super, tapi ada juga yang bukan ayam kampung super karena salah satu penerima itu pernah bekerja di kandang milik pengusaha ayam super dan beliau tahu betul seperti apa ciri-ciri bibit ayam super dan mana yang bukan.

"Bantuan ayam yang mati ini bervariasi, bahkan ada yang tidak hidup sama sekali walaupun seekor, dan ada juga RTMP yang belum menerima sama sekali bantuan ayam super ini, dan saya lihat kayaknya masyarakat sudah berserah diri kepada Tuhan yang Maha Kuasa, karena sudah banyak diberikan janji palsu oleh penyedia," tambahnya.

"Serangkaian dengan kedatangan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Provinsi Gorontalo minggu depan (05/02/2020), kami akan menyampaikan ke Menteri Pertanian bahwa kondisi bantuannya di Gorontalo tidak sesuai juknis baik dari pakan maupun proses distribusinya," tegas Ali Syahap, S.Pd.(bh/ra)



 
   Berita Terkait > Kementerian Pertanian
 
  Kepala BKP Kementan: Sistem Logistik Ketahanan Pangan Nasional Harus Kita Benahi
  Menteri Pertanian Janjikan Modal KUR Rp 50 Juta untuk Mahasiswa UNG yang Ingin Bertani
  Mentan Syahrul Minta Polisi Turut Menjadi Pelopor Kemajuan Pertanian
  Banyak Bantuan Ayam yang Mati di Kabupaten Boalemo, LSM GERAK akan Laporkan Ke Menteri Pertanian
  Bantuan Ayam Super di Kabgor Banyak Mati, Distributor Terkesan Lepas Tangan
 
ads1

  Berita Utama
Rocky Gerung Sebut Pihak Asing Bisa Lihat Presiden Jokowi Penuh dengan Kontradiksi

Anggota Baleg FPKS Ingatkan Pemerintah Jangan Ubah Substansi UU Cipta Kerja

Demo Ciptaker, BEM SI Ultimatum Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Setahun Jokowi-Ma'ruf, Indef: Pembangunan Infrastruktur Salah Perencanaan dan Wariskan Utang Rp 20,5 Juta Per Penduduk RI

 

ads2

  Berita Terkini
 
Brasil Tolak Vaksin Covid-19 Buatan China, Presiden Bolsonaro: 'Rakyat Brasil Tidak akan Jadi Kelinci Percobaan'

Konflik China-Taiwan Memanas setelah Sejumlah Diplomat Baku Hantam di Fiji

Rocky Gerung Sebut Pihak Asing Bisa Lihat Presiden Jokowi Penuh dengan Kontradiksi

Kepala BP2MI Sidak Pelaksanaan Tes Calon PMI ke Korea Selatan, Ditemukan Pungutan Overcharging

Rakor Kepemudaan Hasilkan Rumusan Sinergi Pengembangan Wirausaha untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2