Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Jokowi
Bilangnya Ribuan, Aksi Dukung Jokowi Ternyata Cuma Dihadiri Puluhan Orang
2019-10-06 05:45:07
 

Gerakan Peduli Bangsa, aksi massa pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin hari Sabtu (5/10) di Taman Aspirasi di seberang Istana Merdeka, Jakarta.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kelompok yang mengatasnamakan dirinya Gerakan Peduli Bangsa menggelar aksi untuk memberikan dukungan kepada pasangan pemenang Pilpres 2019 Joko Widodo-Ma’ruf Amin hingga dilantik pada 20 Oktober mendatang. Mereka tidak ingin ada pihak-pihak yang mengganggu hingga menggagalkan pelantikan Jokowi-Ma’ruf.

Serempak mengenakan baju berwarna putih, peserta aksi mulai mendatangi Taman Aspirasi, tepat di seberang Istana Merdeka sejak pukul 12.04 WIB.

Terlihat peserta aksi membawa spanduk bertuliskan ‘Kawal Konstitusi Kawal NKRI’. Ada pula spanduk yang bertuliskan ‘Apapun Yang Terjadi Kami bersamamu Pakde’.

Pantauan di lokasi, jumlah peserta tergolong sedikit. Hanya puluhan, tidak sampai ratusan orang yang ada di lokasi. Berbeda dengan pernyataan penanggung jawab Gerakan Peduli Bangsa Oscar Pendong yang mengatakan aksi akan diikuti oleh dua hingga tiga ribu orang.

“Estimasi Kurang Lebih 2 ribu sampai dengan 3 ribu orang. Bisa lebih bisa kurang, kata Oscar, Sabtu, (5/10).

Peserta aksi meminta agar Jokowi-Ma’ruf tetap dilantik pada 20 Oktober mendatang. Orator menyebut aksi yang dilakukan sejak pekan lalu dan ingin menggagalkan pelantikan adalah hasil dari hasutan sejumlah pihak.

“Tidak boleh ada upaya-upaya penggagalan pelantikan presiden karena pemilihan terpilih adalah hasil konstitusi. Jangan sampai ada hasutan kepada masyarakat,” tutur seseorang menggunakan pengeras suara.

Orator lalu meminta semua pihak mengawal pelantikan Jokowi-Ma’ruf pada 20 Oktober mendatang. Dia menegaskan bahwa pelantikan merupakan amanat konstitusi. Karenanya, semua pihak harus menghormati dan perlu mengawal agar terlaksana dengan baik.

Kerusuhan hanya dibuat oleh oknum oknum tertentu. Kita ajak masyarakat Indonesia dan Jakarta kawal NKRI, konstitusi sampai Jokowi-Ma’ruf selesaikan tugas lima tahun ke depan,” ujar orator di atas mobil komando.

“Kita butuh damai bukan kerusuhan. Kita ingin Indonesia damai. Kita ajak masyarakat kawal konstitusi. Pada 20 Oktober nanti tetap melantik presiden,” lanjutnya.

Peserta aksi berencana melakukan long march ke arah Patung Kuda kemudian kembali ke Taman Aspirasi. Selama menanti kehadiran peserta aksi yang lain, orator terus bicara menggunakan pengeras suara.

Dia menyinggung pihak-pihak yang membenci Kepolisian. Terutama terkait pengamanan atas rangkaian aksi unjuk rasa berujung kericuhan di sekitar Gedung DPR, Jakarta, sejak pekan lalu.

“Kalau ada kelompok masyarakat benci TNI dan Polisi tuh kelompok pengecut. Kalau ada kelompok itu, silahkan turun ke jalan, berhadapan dengan TNI,” ujar orator.(cnn/eramuslim/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Jokowi
 
  Bilangnya Ribuan, Aksi Dukung Jokowi Ternyata Cuma Dihadiri Puluhan Orang
  Jokowi Tetap Dilantik
  Benarkah Kursi Jokowi Sudah Goyang?
  Tolak Tuntutan Mahasiswa, Tagar #TurunkanJokowi Trending Topic
  Api Dalam Sekam, Jokowi Butuh Staf Khusus Bidang Aceh
 
ads

  Berita Utama
Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks

BW: Sejarah Mencatat KPK Resmi 'Dihabisi' di Era Jokowi

BEM SI Kembali Gelar Aksi Siang Ini Mendesak Jokowi Terbitkan Perppu KPK

Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?

 

  Berita Terkini
 
Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks

Masjid di Afghanistan Dibom Saat Shalat Jumat, Sedikitnya 62 Orang Tewas

Akbar Tanjung Komentari Sikap Politik Gerindra dan Demokrat Merapat ke Kubu Jokowi

Sulli: Perempuan yang Berani Memberontak terhadap Dunia K-pop

Polda Gelar Doa Bersama untuk Situasi Kamtibmas di Gorontalo

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2