Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Ramadhan
Bulan Suci Ramadhan Hendaknya Dijadikan Momentum Perkuat Karakter Uswatun Hasanah
2018-05-15 05:29:45
 

 
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Menjelang Bulan Ramadhan 1439 H Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Konferensi Pers Jelang Ramadhan pada Senin (14/5) bertempat di Kanto PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro No 23 Yogyakarta.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam kesempatan itu mengajak kepada segenap umat Islam Indonesia untuk memulai puasa dan ibadah lainnya di bulan Ramadhan dengan niat ikhlas karena Allah, mengikuti sunnah rasululullah yang maqbulah, semakin mendekatkan diri kepada Allah untuk menjadi insan yang shaleh, serta berbuat ihsan dalam relasi kemanusiaan.

"Dalam menjalankan puasa Ramadhan kuatkan tekad dan ikhtiar untuk mewujudkan sikap taqwa sebagai tujuan utama berpuasa, sehingga puasa Ramadhan tidak berhenti pada formalitas dan menunaikan rukun semata," tutur Haedar, Senin (14/5).

PP Muhammadiyah juga mengimbau masyarakat agar menjadikan puasa dan ibadah Ramadhan sebagai proses perubahan perilaku menuju perilaku ihsan atau kebajikan utama yang membentuk keshalehan individual dalam ranah pribadi dan keshalehan sosial dalam kehidupan kolektif.

"Jadilah insan muslim yang selalu mengedepankan segala yang ma'ruf (baik) dan terhindar dari segala yang munkar (buruk) dalam segala bentuknya menuju kebahagiaan hakiki di dunia dan akhirat kelak. Wujudkan berbagai amal Islami yang membawa pada kebaikan, kedamaian, kemajuan, dan kebahagiaan hakiki dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, dan relasi antarumat manusia universal," jelas Haedar.

Menurut Haedar, puasa dan segenap ibadah Ramadhan lainnya hendaknya dijadikan momentum membentuk dan memperkuat karakter diri setiap muslim dan warga bangsa yang uswah hasanah atau bersuri-teladan yang baik.

"Utamakan uswah hasanah dalam bertutur kata dan menyampaikan ujaran-ujaran serta tindakan-tindakan yang membawa ketenangan, kedamaian, persaudaraan, kerukunan, kebersamaan, kasih sayang, toleransi, kesabaran, saling memuliakan, dan menjujung-tinggi keadaban utama. Seraya dengan itu menghindari hal-hal yang mengarah pada dosa dan permusuhan, penyimpangan, penyelewengan, kekerasan, kedengkian, amarah, provokasi, teror, serta segala bentuk perilaku dan tindakan yang tidak berkeadaban dalam kehidupan pribadi dan antar sesama maupun dalam kehidupan berbangsa," kata Haedar.(Syifa/muhammadiyah/bh/sya)




 

 
   Berita Terkait > Ramadhan
 
  Senator Fachrul Razi Hadiri Acara Berbuka Puasa Bersama PPWI dengan Anak Yatim
  Dampak Positif Puasa Bagi Kesehatan
  Dukung Program 'Ayo Berbagi', Unit Lantas Polsek Genuk Bagikan Takjil Gratis
  'Ramadhan Berbagi', Unilever dan Baznaz Bantu Pulihkan Lombok, Palu, dan Donggala
  Kapolda Metro Jaya Gelar Silahturahmi dan Bukber Sama Wartawan dan Netizen
 
ads

  Berita Utama
Pemindahan Ibu Kota Butuh Kajian Mendalam

PAN Siap Ikuti Langkah PKS sebagai Oposisi

Pelaku Penganiyaan Wartawan Media Online Divonis 1 Bulan Penjara

Polisi Bongkar Kasus Penipuan CPNS yang Telah Berlangsung Sejak 2010

 

  Berita Terkini
 
Soal Jaksa Chuck, Larangan Presiden Soal Ego Sektoral Diabaikan Jaksa Agung

Ini Pesan Moral Pimpinan Kejaksan Agung di HUT Ke-74 Kemerdekaan RI

Ketua MPR: MPR Tak Larut Dalam Polarisasi Politik

Pemindahan Ibu Kota Butuh Kajian Mendalam

Presiden Jokowi Minta Izin dan Dukungan Memindahkan Ibu Kota ke Pulau Kalimantan

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2