Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Dana Desa
Desa Jati Molyo, Padang Guci Hulu Bangun Jalan Baru Melalui Dana Desa
2018-12-04 06:26:06
 

Tampak pembangunan jalan baru di desa Jati Molyo, Padang Guci Hulu, Kaur, Bengkulu.(Foto: BH /aty)
 
KAUR, Berita HUKUM - Wilayah desa yang terletak di daerah perkebunan, desa Jati Mulyo, kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu lebih fokus melakukan pembangunan melalui program Dana Desa untuk meningkatkan sektor pertanian, sehingga penganggarannya lebih diprioritaskan dalam pembuatan jalan baru menuju Perekunan masyarakat.

Suyanto sebagai Kepala Desa Jati Mulyo menjelaskan bahwa, untuk pembangunan alokasi dana desa ditahun 2018 ini, digunakan lebih memfokoskan guna pembangunan jalan sentraproduksi, hingga alokasi dana yang dianggarkan lebih besar mencapai ratusan juta rupiah.

"Tujuan pembangunan jalan sentraproduksi ini untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat, yang selama ini sudah lama menunggu pembangunan jalan menuju lokasi perkebunan warga masyarakat, mengingat warga desa Jati Mulyo mayoritas petani,dengan adanya jalan baru masyarakat lebih mudah untuk merawat dan mengeluarkan hasil pertanian untuk dipasarkan," ujar Suyanto, Senin (3/11).

Selama ini pengangkutan hasil pertanian masih pemikulan dengan berjalan kaki, harapannya kedepan dengan pembangunan jalan ini, pengangkutan hasil pertanian bisa menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

Suyanto menambahkan, "selain pembangunan jalan sentraproduksi menuju perkebunan, dana desa tahun 2018 juga digunakan untuk membangun pelat deker sebagai penundukung pembangunan jalan sentraproduksi baru," ungkapnya.

Sementara, Bambang sala satu warga Jati Mulyo sangat mengapresiasi atas pembangunan di desanya tersebut, mengingat jalan menuju perkebunan saat ini sudah sangat di nanti warga, agar aktivitas ke kebun lebih mudah.

"Dalam kegiatan pembangunan selalu berdasarkan azas musyawarah dan mufakat masyarakat, sehingga pembangunan yang akan diputuskan selalu mementingkan kepentingan orang banyak," pungkas Bambang.(bh/aty)



 

 
   Berita Terkait > Dana Desa
 
  Wakil Ketua DPR: Dana Desa Perintah UU Bukan Jokowi
  Mendes Eko Putro Sandjojo Yakini Dana Desa Dapat Turunkan Angka Stunting Anak
  Fahri Hamzah: Rawan Jelang Pemilu, Ada Dana Desa, Dana Kelurahan dan Bansos Terbesar Siap Mengalir 'Air Bah'
  Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Tanjung Agung Bangun Gudang Desa
  Dana Desa Papahan Kecamatan Kinal Diperuntukkan Membangun Sumur Bor
 
ads

  Berita Utama
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang

Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M

BPN Menang 2 Gugatan di Bawaslu: Bukti Konstitusional, Bukan Makar

 

  Berita Terkini
 
Wartawan Korban Penganiyaan Mengklarifikasi terkait Jumpa Pers Pemda Kaur

Emak Emak Militan

Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat 22 Mei, Ini Pesan Muhammadiyah DKI Jakarta

Hanura Bambu Apus Sesalkan Penyataan OSO Tuding Wiranto Penyebab Terpuruknya Partai

Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2