Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
SIM
Ditlantas Polda Metro Jaya Buka Pelayanan Khusus Ujian SIM di Monas
2016-08-15 19:56:31
 

Ilustrasi. SIM A.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka menyambut peringatan hari kemerdekaan, Kepolisian Negara Republik Indonesia membuka pelayanan khusus ujian Sim A menjadi Sim A Umum. Pelayanan dibuka untuk angkutan umum berbasis aplikasi online dan taksi konvensional.

Kegiatan ini merupakan program yang digagas oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dengan menggandeng Satpas Ditlantas Polda Metro Jaya.

"Pelayanan di Silang Monas pada Senin hingga Selasa, 15-16 Agustus 2016," ujar Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Latif, di Jakarta, kemarin.

Pada kesempatan itu pula akan dibuka pelayanan uji KIR oleh Dinas Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan. Latief mengatakan tujuan pelayanan ini untuk mempermudah pemilik SIM A yang akan berganti SIM Umum.

"Setiap kendaraan umum, pengemudinya harus memiliki SIM umum, kami berharap program ini bisa mempermudah masyarakat yang akan mengganti SIM A nya menjadi SIM A umum, syaratnya sama seperti membuat SIM A biasa" kata AKBP Latif.

Syarat peningkatan dari SIM A menjadi SIM A Umum cukup mudah. Memiliki KTP Jadetabek, memiliki kepemilikan SIM Golongan A lebih dari 1 tahun. Sementara syarat administrasi yaitu tes kesehatan, tes psikologi, tes simulator, pengisian formulir, pembayaran PNBP, tes teori, dan praktik.

Layanan dibagi dua hari, yakni 15 Agustus 2016 mulai pukul 11.00 WIB bagi pengemudi taksi berbasis aplikasi, dan 16 Agustus 2016 untuk pengemudi taksi umum.

Pada hari ini sebanyak 200 pengemudi taksi berbasis dalam jaringan (daring) atau taksi online menjalani uji kompetensi untuk meningkatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) A polos ke SIM A Umum di area Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

"Hari ini ada 200 peserta uji SIM dari para pengemudi taksi online dari perusahaan PT Uber, Go-Car dan Grab," ujar Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Donny, Senin (15/8).

Kompol Donny menambahkan, kegiatan tersebut akan diselenggarakan dari hari ini hingga besok, Selasa (15/8/2016). Ia menegaskan, meskipun pembuatan SIM dilakukan secara kolektif tetapi para pemohon tetap diberlakukan serangkaian tes seperti pada umumnya.

Selain wajib mengikuti tahapan tes, para peserta juga tetap dikenakan biaya normal pembuatan SIM A Umum. Adapun perincian biaya tes kesehatan sebesar Rp 25.000, psikologi Rp 35.000, PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Rp 120.000 dan simulator Rp 50.000.(bh/as)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Layanan Dibuka Kembali, Polri Beri Dispensasi Waktu Perpanjangan SIM Bagi Masyarakat Sampai 29 Juni 2020

Lakukan Pembatalan Pemberangkatan Haji 2020 Sepihak, Menag dinilai 'Offside'

Polisi Sita 15,6 Gram Ganja dari Tangan Artis Berinisial DS

Ternyata Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Juga Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur

 

ads2

  Berita Terkini
 
Peduli Covid-19, Baintelkam Mabes Polri Beri Bantuan Ratusan Paket Sembako ke Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah

BP2MI Serahkan 415 Pengaduan Kasus ABK ke Bareskrim Polri

Putusan Sidang Rakyat: UU Minerba Harus Batal Demi Hukum untuk Keselamatan dan Kedaulatan Rakyat

Jaringan 41 Kg Sabu Divonis Hukuman Mati, Tidak Ada Pertimbangan Meringankan

Penangkapan DPO Nurhadi Jadi Pintu Pemberantasan Mafia Peradilan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2