Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Teknologi
Generasi Muda Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi
2018-11-07 18:59:43
 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menjadi pembicara dalam kuliah tamu di Universitas Islam Raden Rahmat, Malang, Jawa Timur.(Foto:Dok/rni)
 
MALANG, Berita HUKUM - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam terus melakukan sosialisasi dan pemahaman tentang Revolusi Industri 4.0, khususnya bagi generasi muda yang harus siap menghadapi perkembangan teknologi. Revolusi Industri 4.0 merupakan upaya transfomasi menuju perbaikan dengan mengintegrasikan dunia online dan lini produksi di industri.

"Semua proses produksi berjalan dengan internet sebagai penopang utama. Jadi sejak sekarang harus selalu disosialisasikan, agar masyarakat mampu siap mengikuti perkembangan teknologi," jelas Ridwan saat menjadi pembicara dalam kuliah tamu di Universitas Islam Raden Rahmat, Malang, Jawa Timur, Selasa (6/11).

Legislator Partai Golkar itu juga menjelaskan jika Revolusi Industri 4.0 sudah mulai berkembang dinegara-negara maju dimulai dari Jerman. "Kemudian negara-negara Asia lain mengadopsi. Misalnya India mempunyai Make in India, Thailand punya Thailand 4.0. Oleh karena itu, melihat perkembangan yang ada, Indonesia memilih Making Indonesia," imbuhnya.

Dikatakannya, untuk merealisasikan progran Revolusi Industri tersebut, tentu harus diimbangi dengan peningkatan SDM yang ada. Oleh karenanya pemerintah pusat bersama DPR RI berencana merombak sistem pendidikan dengan lebih menekankan pada STEAM (Science, Technology, Engineering, the Arts, dan Mathematics). Ini untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan nasional dengan kebutuhan industri di masa mendatang.

"Indonesia akan bekerja sama dengan pelaku industri dan pemerintah asing untuk meningkatkan kualitas sekolah kejuruan, sekaligus memperbaiki program mobilitas tenaga kerja global untuk memanfaatkan ketersediaan SDM dalam mempercepat transfer kemampuan," papar legislator dapil Jawa Timur itu.

Ridwan menyampaikan, di era revolusi industri 4.0 diperlukan pembaharuan pola kerjasama dengan berbagai pihak, terutama dalam hal inovasi. Perguruan tinggi dituntut melakukan penyesuaian terhadap kebutuhan era saat ini yang sudah di era revolusi industri 4.0. "Perguruan Tinggi harus sanggup menghadapi Revolusi Industri 4.0 ini, terutama para dosen diseluruh Perguruan Tinggi," pungkasnya.(dep/sf/DPR/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Gedung Sasono Utomo TMII Akan Menjadi Saksi Sejarah Pembentukan Dewan Pers Independen

Prabowo Naik Ojol Ikut Kopdar Forgab Roda 02 di Sirkuit Sentul

Diskusi Publik: Menyoal Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta

Partai Demokrat Serahkan Perusak Bendera dan Baliho di Pekanbaru ke Polisi

 

  Berita Terkini
 
Ikut Gerad Pique, Shakira Didakwa Menggelapkan Pajak di Spanyol Rp 233 M

Ketum PD SBY: Rakyat Menginginkan Keadilan

Amien Rais Bicara Jewer PP Muhammadiyah dan Rezim Pekok di Pengajian

Gedung Sasono Utomo TMII Akan Menjadi Saksi Sejarah Pembentukan Dewan Pers Independen

Prabowo Naik Ojol Ikut Kopdar Forgab Roda 02 di Sirkuit Sentul

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2