Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Jakarta
Kabar Pemprov DKI Jakarta Gratiskan Masuk Tempat Wisata Adalah Hoax
2019-06-19 02:39:05
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Dinas Kominfotik) DKI Jakarta menegaskan, kabar yang tersebar melalui media Whatsapp (WA) perihal HUT ke-491 Kota Jakarta yang menggratiskan warga masuk tempat wisata Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Monas dan Ragunan, selama 20 hingga 24 Juni 2018 adalah kabar tidak benar atau hoax.

Kepala Bidang Informasi Publik, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik DKI Jakarta, Raides Aryanto mengatakan, broadcast WA tersebut merupakan berita lama yang dicopy paste dari salah satu media yang ditayangkan pada 9 Juni 2012 silam.

"Informasi yang mengatakan gratis masuk tempat wisata Ancol, TMII, Ragunan dan Monas itu tidak benar atau hoax," tegas Raides, Selasa (19/6).

Raides mengungkapkan beberapa kejanggalan dari kabar yang tersebar di WA tersebut, di antaranya nama dinas dan tak adanya konfirmasi dari pejabat terkait.

"Pada broadcast tersebut menyebutkan nama dinas, Dinas Komunikasi Informatika dan Kehumasan. Padahal saat ini sudah berubah menjadi Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik. Jadi makin jelas, jika itu kabar bohong," tegas Raides.

Karena itu, Raides meminta masyarakat untuk tidak percaya informasi yang disebar pihak tak bertanggungjawab tersebut.

"Itu berita lama yang dicopy paste, lalu diganti tanggal dan tahunnya tanpa ada konfirmasi terbaru dengan pejabat yang dimuat dalam informasi itu," ucapnya.

Pernyataan Raides diperkuat Cucu Ahmad Kurnia, Kasudin Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu, yang saat berita tersebut dibuat pada 2012 menjabat sebagai Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Komunikasi Informatika dan Kehumasan DKI Jakarta.

"Itu jelas kabar bohong yang sengaja disebar orang tidak beratanggungjawab," tandasnya.(beritajakarta/bh/sya)




 

 
   Berita Terkait > Jakarta
 
  Gubernur Anies Gowes Sepeda Temui Anak Yatim di Ancol
  OC Kaligis Gugat Gubernur DKI Jakarta karena Angkat Bambang Widjojanto
  Kemeriahan Jakarta Muharram Festival 2019, Hadirkan Kesetaraan dan Keadilan di Ibukota
  Tiga Panggung Besar Siap Ramaikan Jakarta Muharram Festival
  Gandeng Pakar Geologi, Pemprov DKI Jakarta Tegaskan Instalasi Gabion Bukan Terumbu Karang
 
ads

  Berita Utama
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta

Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah

Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!

Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK

 

  Berita Terkini
 
Hakim Kayat Didakwa Jaksa KPK Menerima Suap Rp 99 Juta

Presiden Jokowi Ditantang Keluarkan Perppu Mengoreksi Revisi UU KPK seperti SBY

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi dan Asistennya sebagai Tersangka

Ridwan Hisjam: Golkar Perlu Reformasi Jilid II

Badiklat Kejaksaan Gembleng Ratusan CPNS Menuju SDM Unggul

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2