Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Pemilu
Komisi II Sarankan Pemilu Selanjutnya Gunakan Data Dukcapil
2019-07-12 19:40:01
 

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera (Foto: Eko/mr)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi II DPR RI mengevaluasi pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2019. Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menyarankan agar data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) dijadikan sumber rujukan utama untuk pemilu yang akan datang.

"Saya pribadi cenderung kepada data yang didapat dari Ditjen Dukcapil, karena perekaman e-KTP kita sudah hampir 95 persen. Jadi gunakan data yang mahal ini untuk semua kegiatan khususnya Pemilu," papar Mardani usai memimpin rapat Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI dengan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, KPU, Bawaslu, Polda, dan Kejati terkait evaluasi Pemilu 2019 di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Selasa (9/7) lalu.

Saat ini ada dua sumber data untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), menurut politisi Fraksi PKS itu, dari kedua sumber tersebut terkendala dalam masalah agregasi, maka sebaiknya pemilu yang akan datang lebih baik fokus pada satu sumber data.

"DPT ini segera diselesaikan. Dua sumber data, satu dari Ditjen Dukcapil dan satu lagi hasil dari coklit (pencocokan dan penelitian) KPU. Memang dua sumber data ini mengagregasinya tidak mudah. Karena itu dari masukan yang berkembang, segera tetapkan salah satu sumber," ungkapnya.

Pada pemilu lalu, proses pemutakhiran data pemilih terus mengalami perbaikan. Bahkan DPT mengalami perbaikan sebanyak 3 kali. Penetapan DPT Hasil Perbaikan III (DPTHP III) baru dilakukan pada tanggal 8 April 2019 atau 9 hari menjelang pemungutan suara.

Meskipun demikian, penyelenggaraan Pemilu 2019 di Jatim dinilai baik oleh Mardani. "Karena petugas Pemilu nya saja berjumlah 1,2 juta. Mas Himawan (Plt. Asisten Sekda Jatim) menemani kami perwakilan dari Pemprovnya. 1,2 juta itu banyak sekali, dan ternyata berjalan dengan baik, 38 kabupaten kota hampir 30 juta lebih DPT," ujarnya.

Sementara itu, Plt. Asisten Sekda Provinsi Jawa Timur Himawan Estu Bagijo mengatakan dari segi kemanan, secara umum Pemilu di Jatim berlangsung kondusif. Seluruh jajaran Pemprov Jatim telah membangun komunikasi yang sinergis antar komponen yang ada. Terlebih lagi, ada peningkatan partisipasi pemilih yang signifikan, diikuti dengan suara sah.

"Di Jawa Timur ini seluruh Forkompinda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) kompak, Ibu Gubernur, Pak Kapolda, Pangdam, Pak Kajati bersama KPU dan Bawaslu itu sering bertemu dan membincangkan proses, kalau ada apa-apa dalam pelaksanaan langsung bisa diatasi," jelas Himawan.(eko/es/DPR/bh/sya)




 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
SOKSI, FKPPI dan Pemuda Pancasila Dukung Bamsoet Ketum Golkar Periode 2019-2024

Wahh, Total Utang Rp 40 Triliun, Benarkah Kasus BUMN Jiwasraya Seseram Ini?

Aturan Munas Partai Golkar Tidak Boleh Bertentangan dengan Pasal 50

Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN

 

ads2

  Berita Terkini
 
Cara Membeli Pengikut Instagram

Bentrokan Israel dan Milisi Palestina di Gaza: Mengapa Hamas Memilih Menahan Diri?

Rudy Kurniawan Sukolo Diduga Palsukan Tanda Tangan, Jong Andrew Rugi Rp 4 Milyar

UU KPK Kembali Diuji MK

Hidayat Nur Wahid: Kita Membantu Palestina karena Alasan Kemanusian

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2