Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
DPRD Kaltim
Mahasiswa Samarinda Akhirnya Berdialog dengan DPRD Kaltim
2019-10-03 10:38:10
 

Anggota DPRD Kaltim akhirnya menerima aspirasi mahasiswa setelah mereka bersedia berdialog dan berdiskusi mengenai sejumlah tuntutan mahasiswa.(Foto: Istimewa)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Setelah tiga kali melakukan aksi demo di depan Gedung Dewan kantor DPRD di Jalan Tengku Umar Samarinda yang berakhir dengan ketegangan dengan aparat Kepolisian, akhirnya bersedia berdialog dengan anggota dewan menyampaikan aspirasi tuntutan mereka terhadap penolakan Undang-undang pelemahan KPK, Revisi RUU KUHP, Selasa (1/10).

Mahasiswa yang dalam pertemuan dialong yang di sambut langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samun dari Fraksi PDIP Perjuangan, Wakil Ketua Andi Harun dari Fraksi Gerinda dan Wakil Ketua Sigit Widodo dari Fraksi PAN serta hafir beberapa anggota DPRD Kaktim, Mahasiswa mengatasnamakan Aluansi Garuda Mulawarman.

Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samun usai melakukan pertemuan dengan Mahasiswa, memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah sudi berdialog dengan DPRD. "Ini yang kami tunggu-tunggu sebenarnya. Dari beberapa kali aksi, kami sudah siap menyambut dan tawarkan untuk berdiskusi, tapi baru kali ini mahasiswa dari Aliansi Garuda Mulawarman yang mau berdiskusi dengan kami," ujar Samun.

Muhammad Samun mengungkapkan bahwa aspirasi yang disampaikan mahasiswa seyogyanya satu perjuangan dengan DPRD Kaltim sehingga apa yang disampaikan mahasiswa, dewan terima dan siap untuk diteruskan ke pemerintah pusat.

"Terutama terkait dengan Revisi UU KPK, itu diminta mereka beberapa pasal untuk dikoreksi. Kemudian, beberapa pasal tentang RUU KUHP juga minta untuk dikoreksi," urai Samun.

"Apa yang dilakukan mahasiswa sangat positif dalam menampilkan sifat kritis untuk perbaikan bangsa dan negara, selama menyampaikan aspirasi secara baik-baik kami pun menerima dengan tangan terbuka tanpa harus adanya kekerasan atau tindakan yang dapat merugikan," ujar Samun politisi partai PDIP.

Ditegaskan Samun bahwa perjuangan tidak harus menimbulkan korban terlebih dulu, perjuangan bisa lakukan dengan cara-cara elegan seperti yang dilakukan oleh mahasiswa dari Aliansi Garuda Mulawarman.

Sebagai wakil rakyat Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDIP tersebut nenegaskan sangat responsif dan sangat membuka diri untuk aspirasi yang disampaikan dari masyarakat, bahkan dari pihak manapun. Kami selalu siap dan terbuka, pungkas Samun.(bh/gaj)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Masa Berlaku SIM Habis, Polda Metro Jamin Tidak Akan Menilang Pengendara Sampai 30 Juni 2020

Layanan Dibuka Kembali, Polri Beri Dispensasi Waktu Perpanjangan SIM Bagi Masyarakat Sampai 29 Juni 2020

Lakukan Pembatalan Pemberangkatan Haji 2020 Sepihak, Menag dinilai 'Offside'

Polisi Sita 15,6 Gram Ganja dari Tangan Artis Berinisial DS

 

ads2

  Berita Terkini
 
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton

Dana Haji Diperuntukkan bagi Kepentingan Jemaah Bukan untuk yang Lain

Empat Pasal Keberpihakan Bagi UMKM Diusulkan dalam RUU Cipta Kerja

Komisi III Desak Polri Selidiki Tertembaknya Dua Warga Poso

Ruslan Buton Ajukan Gugatan Praperadilan, Polri: Hak Tersangka

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2