Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Bayi
Makanan Bayi Diduga Mengandung Timah
Tuesday 19 Aug 2014 21:08:56
 

Sebanyak 1.500 kotak makanan bayi Heinz ditarik dari pasaran di Cina.(Foto: Istimewa)
 
CINA, Berita HUKUM - Produsen makanan Amerika Serikat Heinz menarik beberapa produk makanan bayi di Cina setelah diduga mengandung timah di luar ambang. Badan Pengawas Makanan di Cina timur mengatakan mereka menemukan kandungan timah di beberapa produk melebihi standar maksimum yang ditetapkan.

Produk yang ditarik meliputi makanan bayi yang diberi nama AD Calcium Hi-Protein Cereal.

Perusahaan Amerika yang dikenal antara lain lewat produk saus tomat itu kemudian menarik 1.500 kotak makanan. Setelah diadakan penelusuran, kontaminasi terjadi di salah satu pemasok tepung kedelai.

Heinz berjanji akan memperketat kontrol atas jaringan pemasoknya. Perusahaan menegaskan tidak ada produk lain yang terkontaminasi timah.

Akan tetapi, seperti dilaporkan wartawan BBC di Shanghai John Sudworth, masalah ini menjadi perdebatan di media sosial Cina. Sebagian pengguna media sosial mengaku khawatir bila produk lain Heinz juga mengandung timah di atas batas yang dianggap aman bagi kesehatan.

"Merek-merek asing biasanya laku di pasar makanan bayi di Cina karena orang tua bersedia membayar mahal dengan harapan kualitasnya terjamin," kata Sudworth.

Namun seperti yang tercermin dalam kasus Heinz, lanjutnya, risiko tersebut masih bisa terjadi.

Berdasarkan survei tanah baru-baru ini, hampir seperlima lahan pertanian di Cina sudah terkontaminasi dengan berbagai logam berat beracun dan bahan kimia yang dengan mudah dapat masuk ke jaringan makanan..

Sementara, Heinz akan menyusun sistem yang lebih ketat untuk mengatur pemasok bahan dan meningkatkan langkah-langkah pengendalian penelusuran dan keamanan pangan di sepanjang rantai pasokan, perusahaan AS mengatakan dalam sebuah posting di Sina Weibo resminya microblog pada hari Selasa.

Produk Terkena telah disegel dan akan dihancurkan di bawah bimbingan regulator, tambahnya.

Seorang pejabat di Food and Drug Administration (FDA) di provinsi Zhejiang menolak memberikan rincian tentang tingkat timbal dalam sereal Heinz, tetapi mengatakan bahwa akan merilis informasi lebih lanjut tentang kasus dalam beberapa hari mendatang.

Tingkat standar untuk produk bayi harus di bawah 0,2 miligram per kg, menurut laporan 2010 pemerintah.

Heinz, yang dibeli oleh Berkshire Hathaway Inc dan perusahaan ekuitas swasta 3G Capital tahun lalu Warren Buffett, mengatakan recall adalah tindakan pencegahan.

Perusahaan menambahkan bahwa tingkat timbal disebabkan "tidak sengaja" oleh pemasok yang telah memberikan bubuk kedelai bahan skim yang digunakan dalam batch sereal.

"Hal ini berkaitan dengan penarikan daerah terpencil di Cina timur," kata juru bicara perusahaan Michael Mullen dalam komentar email kepada Reuters. "Luas pengujian menegaskan bahwa tidak ada Heinz varietas makanan bayi lain yang terpengaruh."
Heinz tidak menanggapi telepon dan email permintaan untuk komentar lebih lanjut pada hari Selasa.

Heinz mengatakan dalam pernyataan Weibo bahwa pihaknya akan memberikan kompensasi apapun konsumen yang telah membeli produk yang terpengaruh. Sereal ini ditujukan untuk bayi berusia antara enam bulan dan tiga tahun, menurut kemasan.

Hal ini juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan kepada konsumen dan pindah untuk meyakinkan pembeli bahwa perusahaan itu berkomitmen untuk kualitas dan keamanan pangan. (BBC/reuters/bhc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat

Tolak Tawaran Jadi Duta Polri, Band Sukatani Akui Lagu "Bayar Bayar Bayar" Diintimidasi

Istana Dukung Kejagung Bersih-bersih di Pertamina: Akan Ada Kekagetan

Megawati Soekarnoputri: Kepala Daerah dari PDI Perjuangan Tunda Dulu Retreat di Magelang

 

ads2

  Berita Terkini
 
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat

BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan

Kasus Korupsi PT BKS, Kejati Kaltim Sita Rp2,5 Milyar dari Tersangka SR

Tolak Tawaran Jadi Duta Polri, Band Sukatani Akui Lagu "Bayar Bayar Bayar" Diintimidasi

10 Ribu Buruh Sritex Kena PHK, Mintarsih Ungkap Mental Masyarakat Terguncang

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2