Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Menhan
Menhan Saksikan Demo Terbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PPTA) Karya Anak Bangsa
2017-07-28 08:30:41
 

Menhan Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu menyaksikan uji coba atau demo terbang dan 'statis display' PPTA, di lapangan terbang Pusat Teknologi Roket LAPAN, di Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/7).(Foto: BH /yun)
 
BOGOR, BeritaHUKUM - Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu menyaksikan uji coba atau demo terbang dan 'Statis Display' Pesawat Terbang Tanpa Awak (PPTA), Drone bernama Rajawali 720 itu diujicobakan di lapangan terbang Pusat Teknologi Roket Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/7).

PTTA hasil dari Penelitian dan Pengembangan (Litbang) antara Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemhan dengan industri pertahanan dalam negeri.

Selain Menhan demo terbang itu juga disaksikan pejabat Mabes TNI, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian BUMN seperti PT Dirgantara Indonesia, PT LEN Industri (Mission System) dan PT INTI. Rajawali 720 yang termasuk dalam kategori Unmaned Aerial Vehicle (UAV) yang bersayap tetap (fixed wing) itu dikembangkan Kemhan bersama PT Bhineka Dwi Persada.

PPTA tersebut memiliki kemampuan terbang lebih dari 24 jam dengan misi radius jelajah 20 km sampai dengan 1000 km, dan ketinggian jelajah 8000 meter dan kecepatan hingga 135 km/jam (73 knots). PPTA Rajawali 720 tersebut juga mampu tinggal landas dan landing dengan landasan yang cukup pendek.

PPTA Rajawali 720 dirancang dengan misi utama sebagai pesawat pengintai, yang dilengkapi dengan sistem gimbal dan kamera yang dapat mengirimkan hasil pantauan, baik gambar maupun video secara real time ke darat melalui Ground Control Station (GCS).

Sehingga, PPTA Rajawali 720 dapat menjadi salah satu alternatif yang handal dalam melakukan pengawasan dalam berbagai keperluan, seperti melakukan pemantauan di daerah perbatasan, lautan ataupun hutan.

Selain Rajawali 720, ada pula demo terbang lima unit drone lain yang dikembangkan Kemhan bersama sejumlah perusahaan domestik seperti PT Indo Pacific Communication and Defence (IPCD), PT Carita Boat Indonesia, PT Mandiri Mitra Muhibah, PT Sari Bahari, dan PT Len Industri.(bh/yun)





 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi

Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra

Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati

Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK

 

ads2

  Berita Terkini
 
Pemerintah Tetap Jalankan Tapera, Legislator Beri Masukan

Fadli Zon: Hati-Hati Utang BUMN Bisa Picu Krisis Lebih Besar

Lapor JAGA Bansos, Data Pelapor Dijamin Aman

KPK Monitor Implementasi Bansos Covid-19 di DKI Jakarta dan Kemendes PDTT

Pemerintah dan DPR Perlu Duduk Bersama Batalkan RUU HIP

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2