Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Ukraina
Miss Ukraina Turut Angkat Senjata, Serukan Lawan Rusia
2022-02-28 16:51:20
 

Miss Ukraina, Anastasiia Lenna berpose dengan memegang senjata api besar.(Foto: Instagram Anastasiia Lenna)
 
UKRAINA, Berita HUKUM - Anastasiia Lenna, Miss Grand Internasional Ukraina 2015, siap memberikan dukungan melawan Rusia. Melalui akun instagram pribadinya, Anastasiia Lenna terlihat mengenakan pakaian tempur lengkap dengan memegang senjata api laras panjang.

Lenna juga membagikan videonya yang sedang berlatih menembak. Dalam unggahan tersebut, ia pun menuliskan caption 'Pelatihan'. Penjajah akan mati di tanah kita. Semua dunia melihat ini. Tunggu dan lihat apa yang akan terjadi!

Sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukannya menyerang Ukraina, Anastasiia Lenna menggunakan akun Instagram pribadinya yang memiliki 184.000 followers agar memberikan dukungan kepada negaranya.

Dukungan pun mengalir untuk Anastasia Lenna. Salah satunya dari akun Instagram resmi Miss Supranational, "We stand with Ukraine", tulisnya dalam kolom komentar. Netizen dari berbagai belahan negara lainnya pun turut memberikan dukungannya kepada Ukraina.

Sebelumnya dalam unggahan Instagram, Lenna juga menuliskan bahwa dia akan melakukan apapun untuk membela negaranya. "Siapapun yang melewati perbatasan Ukraina dengan tujuan menginvasi akan dibunuh," demikian pesan di Instagram yang diunggahnya.

Lenna beberapakali menyuarakan keprihatinannya atas aksi Rusia menginvasi Ukraina. Dia menyerukan pada followers-nya di Instagram untuk memberikan dukungan dan donasi pada tentara Ukraina.

Sementara itu, invasi Rusia ke Ukraina masih berlangsung memanas hingga hari ini. Suara ledakan yang sangat keras terdengar di Kiev dan kota berpopulasi terbesar di Ukraina, Kharkiv.

Layanan Komunikasi Khusus dan Perlindungan Informasi Negara Ukraina mengatakan, ledakan yang terjadi di Ibukota Ukraina dan Kharkiv terjadi pada Senin pagi waktu setempat (28/02/2022), seperti diberitakan Reuters.

Sementara itu, Delegasi Ukraina dan Rusia dikabarkan akan melakukan dialog di perbatasan Belarus dengan Ukraina pada Senin pagi waktu setempat (28/02/2022). Kesepakatan tersebut muncul setelah Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko menghubungkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.(bh/na)



 
   Berita Terkait > Ukraina
 
  Ribuan Drone Digunakan Perang di Ukraina, Mengapa Fungsinya Begitu Penting?
  Krisis Pangan, Rusia Buka Opsi Ekspor Gandum Ukraina
  Rusia Ingin Umumkan Kemenangan di Ukraina pada 9 Mei, Kenapa Tanggal Itu Begitu Penting?
  Mengapa Indonesia Abstain Saat Rusia Dikeluarkan dari Dewan HAM PBB?
  Bagaimana Sikap Negara BRICS terhadap Rusia?
 
ads1

  Berita Utama
Sebut Tindakan Oknum Brimob Aniaya Pelajar di Tual Diluar Perikemanusiaan, Yusril: Harus Diproses Etik dan Pidana

Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

 

ads2

  Berita Terkini
 
Sebut Tindakan Oknum Brimob Aniaya Pelajar di Tual Diluar Perikemanusiaan, Yusril: Harus Diproses Etik dan Pidana

Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Mintarsih Ungkap Hak di Balik 'Penggorengan Saham' Sorotan Menkeu Purbaya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2