Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Penistaan Agama Islam
Pelaku Kriminal, Nakoula Si Pembuat Film Anti Islam
Wednesday 19 Sep 2012 22:15:19
 

Nakoula Basseley Nakoula bersama dengan aktris Anna Gurji, disela syuting film ‘Innocence of Muslims' (Foto: Ist)
 
CALIFORNIA, Berita HUKUM - Media - media asing mempublikasikan bahwa pembuat film anti Islam, Nakoula, dikenal dengan nama Sam Bacile. Ternyata, si pembuat film yang menyebabkan kemarahan warga muslim di dunia itu merupakan pelaku kriminal atau residivis.

Nakoula, laki - laki berdarah Mesir ini, Maret 1997 sempat ditahan kantor Sherif Los Angeles karena didakwa memproduksi metamfetamin. Pada 3 November 1997 dirinya ditahan satu tahun penjara dan tiga tahun masa percobaan.

Selanjutnya, pada 8 April 2002 dirinya kembali ditahan. Penahan kali ini karena dirinya dinyatakan melanggar masa tahanan percobaan. Tidak hanya sampai di situ, jejak rekam kejahatannya berlanjut. Pada 2010 laki - laki 55 tahun itu melakukan penipuan bank, akibatnya dirinya dijatuhi hukuman 21 bulan penjara dan lima tahun masa percobaan. Pada Januari 2011, Nakoula dibebaskan, sebelum akhirnya dirinya membuat film yang menyebabkan Duta AS di Benghazi meninggal.

Namun, Sabtu (14/09) kemarin, Nakoula menyerahkan diri ke kepolisian setempat. Tetapi, penyerahan diri ini tidak terkait film “Innouce of Moslem”.

"Dia tidak pernah diborgol. Itu semua sukarela", Steve Whitmore, Sherif Los Angeles, ditulis Reuters, beberapa waktu lalu.(bhc/frd)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2