Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Virus Corona
Pemerintah Harus Tanggulangi Peningkatan Pasien Covid-19
2021-01-13 13:55:04
 

Anggota Komisi IX DPR Arzeti Bilbina.(Foto: Jaka/nvl)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Perkembangan Covid-19 di Indonesia hingga kini terus meningkat. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan pasien terpapar Covid-19 hingga Senin (11/1) mencapai 836.718 orang. Naiknya kasus Covid-19 ini mempengaruhi ketersediaan ruang isolasi untuk pasien, kekurangan kapasitas tempat tidur hingga menyebabkan kekurangan tenaga kesehatan.

Saat rapat kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala BPOM dan Dirut PT Bio Farma, Anggota Komisi IX DPR Arzeti Bilbina meminta pemerintah menanggulangi peningkatan Covid-19 dengan menjalankan langkah preventif, kuratif dan promotif.

"Masyarakat jangan terus disalahkan dalam peningkatan Covid-19. Pemerintah harusnya menjadikan masyarakat sebagai perpanjangan tangan," ungkap Arzeti, Selasa (12/1).

Ketika ruang isolasi tidak bisa menampung pasien Covid-19 lagi, lanjut Arzeti, pemerintah harusnya membantu masyarakat dengan membuat skema bagi mereka yang melakukan isolasi mandiri serta memberikan bantuan obat-obatan.

"Seharusnya pemerintah tidak hanya membicarakan vaksin saja, tetapi juga menginformasikan kepada masyarakat tentang isolasi mandiri, atau memberikan obat anti virus yang cukup mahal bagi mereka yang melakukan isolasi mandiri, pemerintah harus buat skema untuk membantu masyarakat," ungkapnya.

Dalam paparannya, untuk meningkatkan daya tampung pasien Covid-19, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akan meningkatkan kapasitas tempat tidur di rumah sakit dari 15.000 menjadi 36.000. Ia juga telah menginstruksikan seluruh rumah sakit di Indonesia agar mengalokasikan minimal 30 persen kapasitas ruang rawat untuk pasien Covid-19.

"Saya telah menandatangi surat yang meminta rumah sakit di bawah Kemenkes secara temporer membambah kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19 dari 20 persen menjadi 30-40 persen. Saya sudah bicara dengan asosiasi rumah sakit swasta dan RS daerah untuk melakukan hal sama, agar dapat menampung pasien Covid-19," paparnya.(rnm/es/DPR/bh/sya)





 
   Berita Terkait > Virus Corona
 
  Kapolres: 7 Kampung Tangguh Jaya di Jakarta Barat Terbukti Efektif Tanggulangi Wabah Covid-19
  Ketum KNPI: Pesta Yang Dihadiri Raffi Ahmad dan Ahok Sangat Tidak Elok
  Raffi Ahmad akan Jalani Sidang Perdana 27 Januari 2021 di PN Depok
  Vaksinasi Mandiri Bisa Jadi Alternatif Percepat Vaksinasi Nasional
  Pernyataan PP Muhammadiyah tentang Pelaksanaan Program Vaksinasi
 
ads1

  Berita Utama
SPM Belum Memenuhi Syarat, PKS: Batalkan Kenaikan Tarif Jalan Tol!

DPR Minta Pemerintah Cepat Tangani Gempa Sulbar dan Banjir Kalsel

Syekh Ali Jaber Wafat, Sempat Berjuang Lawan Covid-19 Hingga Hasilnya Negatif dan Lalu Masuk ICU

Haedar Nashir: Waspada Terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

 

ads2

  Berita Terkini
 
Menag Yaqut Cholil Tak Lagi Anggarkan Dana Untuk Pesantren, DPR Ungkap Kekecewaan

Ibu Risma, Ngono Yo Ngono, Tapi Ojo Ngono

Ini 5 Efek Minum Kopi Setiap Hari yang Terjadi pada Tubuh

SPM Belum Memenuhi Syarat, PKS: Batalkan Kenaikan Tarif Jalan Tol!

Ini Pesan Tito Karnavian ke Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2