Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Hari Pahlawan
Pentingnya Peringatan Hari Pahlawan Agar Tak Khianati Cita-Cita Pahlawan
2020-11-10 20:43:21
 

Selamat Hari Pahlawan!.(Foto: Istimewa/net)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Alhabsy menilai peringatan hari pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November sangat penting. Salah satunya untuk mengingatkan kembali agar seluruh masyarakat Indonesia tidak mengkhianati warisan dan cita-cita para pahlawan.

"Mereka (para pahlawan) telah berkorban harta dan jiwa untuk memperjuangkan kemerdekaan. Oleh karenanya, jangan ada anak bangsa yang berpikir bekerja untuk kepentingan asing. Karena hal itu akan mengkhianati jasa pahlawan kita terdahulu," ujar Aboe Bakar dalam siaran persnya kepada Parlementaria, Selasa (10/11).

Sebagai generasi penerus bangsa, lanjutnya, memperingati hari pahlawan salah satunya adalah dengan merawat kemerdekaan. Tidak hanya itu, seluruh anak bangsa juga memiliki tugas untuk meneruskan cita cita para pahlawan atas Bangsa Indonesia. Setidaknya ada tiga cita-cita dari para pahlawan yang wajib diteruskan. Pertama, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Kedua untuk memajukan kesejahteraan umum, dan ketiga mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia tidak hanya berarti secara fisik. Namun bermakna melindungi kepentingan-kepentingan rakyat, jangan sampai kepentingan rakyat dikalahkan dengan kepentingan asing," tegas politisi Fraksi PKS ini. Sedangkan melindungi tumpah darah Indonesia, tambah Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, berarti komitmen yang besar untuk memanfaatkan sumber daya yang ada, hanya untuk kepentingan anak bangsa.

Ditambahkan Aboe Bakar ini, dalam konteks pandemi seperti saat ini, melindungi segenap Bangsa Indonesia berarti harus bekerja keras untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman Covid-19. Perjuangan dalam melawan Covid-19 adalah bentuk kekinian dalam meneladani semangat kepahlawanan. Tentunya, hal ini harus dipelopori oleh pemerintah yang memiliki tanggung jawab atas pengelolaan negara.(ayu/sf/DPR/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Hari Pahlawan
 
  Hari pahlawan Adalah Buah dari Resolusi Jihad
  Upacara Hari Pahlawan ke-75, Momentum Gotong Royong dan Berjuang Lawan COVID-19
  Pentingnya Peringatan Hari Pahlawan Agar Tak Khianati Cita-Cita Pahlawan
  Pemkab Kaur Memperingati Hari Pahlawan Bersama Muspida
  Hari Pahlawan, Momentum Satukan Hati Membangun Negeri
 
ads1

  Berita Utama
Waketum MUI: Kerumunan Jokowi dan Rizieq Cukup Dihukum Denda

Jokowi Bagi Suvenir Picu Kerumunan di NTT, Munarman: Bisa Kena Pasal Penghasutan

Masyarakat Yang Tolak Vaksin Harus Jadi Perhatian Pemerintah

Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015

 

ads2

  Berita Terkini
 
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah Kena OTT KPK

Anggota DPR Kutuk Aksi Penembakan oleh Oknum Polisi

Kompol Eka Setiawati, Orang Dekat Idham Azis Kini Jabat Kasi BPKB Ditlantas Polda Metro

Azis Syamsuddin: Kehadiran 'Virtual Police' Harus Tetap Perhatikan Hak Masyarakat

John Kenedy Minta Masyarakat Bersabar Tunggu Kepastian Keberangkatan Haji

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2