Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Pilkada
Pilkada 2020 Jadi Jembatan Menuju Pilkada 2024
2020-02-20 14:08:56
 

Ilustrasi. Tinta jari KPU RI pada Pemilu.(Foto: BH /sya)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 ini menjadi jembatan menuju perhelatan Pilkada serentak di Indonesia tahun 2024. Diharapkan kualitas Pilkada tahun ini membaik dengan indeks demokrasi yang terus meningkat. Pilkada selalu menjadi ruang bagi partisipasi publik dalam memilih para pemimpin daerah.

Anggota Komisi II DPR RI Syamsurizal mengemukakan, Pilkada di 270 daerah pada tahun ini sangat menentukan kualitas Pilkada serentak di tahun 2024. Untuk itu, semua kecurangan dalam Pilkada harus diminimalisir, baik politik uang (money politics) maupun saksi-saksi yang tidak fair dalam Pilkada.

"270 Pilkada ini merupakan jembatan untuk menuju Pilkada serentak tahun 2024. Kita berharap Pilkada 2020 menghasilkan para kepala daerah yang berkualitas juga," harap politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu usai mengikuti rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI ke Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (19/2).

Kepala daerah yang berkualitas berarti yang bermoral, berintegritas, dan betul-betul berpikir untuk bangsa dan negara. Ia juga berharap, kepala daerah yang terpilih dalam Pilkada nanti tidak merugikan dan merusak APBD. "Mereka menyelenggarakan APBD sepenuhnya untuk masyarakat. Dengan kepala daerah yang berkualitas itu, APBD jadi selamat dan masyarakat lebih sejahtera," imbuh Syamsurizal.

Bila kelak Pilkada serentak 2024 sukses, maka akan menghasilkan 500 lebih kepala daerah. Untuk itu, penyelenggara Pilkada harus betul-betul menjaga kualitas penyelenggaraan Pilkada. "Kita harapkan pada 2024 nanti kita betul-betul sukses. Kalau kepala daerah yang dihasilkan baik dan bermoral, kita bisa bayangkan pada tahun-tahun ke depan Indonesia menjadi negara yang sangat maju dan menjadi teladan demokrasi bagi bangsa-bangsa lain," ungkap legislator dari dapil Riau I ini.(mh/sf/DPR/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Pilkada
 
  PKPU dan Perbawaslu Harus Jamin Keselamatan Semua Pihak dalam Pilkada
  24 OKP Siap Dukung Pemerintah Sukseskan Pilkada 2020
  DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Serentak 9 Desember 2020
  Komisi II Setujui Penundaan Pilkada Jadi 9 Desember 2020
  Komisi II Setujui Penundaan Tahapan Pilkada Serentak 2020
 
ads1

  Berita Utama
Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL

Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi

Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra

Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bukan Hanya Digeser, Erick Thohir Dan Sri Mulyani Harus Dicopot Kalau Terbukti Bersalah

Anggaran Covid-19, BKSAP Tegaskan Transparansi Jadi Kunci Penting

Pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani oleh AS Dinyatakan Melanggar Hukum Internasional

14.006 Pesepeda Ramaikan Jl Gajah Mada dan Jl Hayam Wuruk di Jakarta

Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2