Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Penipuan
Polda Gorontalo Dalami Laporan Penipuan Modus Jasa Pemberangkatan Umroh
2019-11-25 22:32:32
 

Kapolda Gorontalo - Brigjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil.(Foto: Istimewa)
 
GORONTALO, Berita HUKUM - Beberapa waktu yang lalu di Jakarta, dihebohkan dengan kasus Travel Perjalanan Umroh bermasalah FT yang hingga saat ini masih belum tuntas terkait penanganannya terhadap para jamaah yang menjadi korban.

Baru-baru ini Polda Gorontalo (18/11) menerima laporan kasus serupa yang dialami oleh Arif Abdullah (42) yang menjadi korban penipuan/penggelapan dengan terlapor NR (30) asal Dembe Jaya, Kota Utara, Kota Gorontalo. Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK diruang kerjanya.

"Pada tanggal 18 November lalu kami terima Laporan Polisi atas dugaan penipuan penggelapan dengan modus jasa pemberangkatan Umroh dengan korban Bapak Arif Abdullah dan terlapornya NR, dimana dari keterangan korban, bahwa terlapor sejak bulan April 2019 menawarkan jasa pemberangkatan umroh kepada pelapor dan jama'ah lainnya melalui Travel Muhsinin dan Travel Umaro dengan biaya sekitar 22.500.000,-/orang. Selanjutnya, pelapor bersama 59 orang jama'ah lainnya tanggal 4 November diberangkatkan ke Jakarta, tetapi sesampai di Jakarta tidak bisa melanjutkan ke tanah suci, karena terlapor belum membayar perjalanan umroh kepada Travel Umaro," jelas Kabid Humas.

Lanjut Kabid Humas katakan bahwa dari 60 orang jamaah yang berangkat, hanya 11 orang dengan biaya sendiri.
"Menurut keterangan dari korban/pelapor bahwa dari 60 orang jamaah yang jadi berangkat umroh hanya 11 orang dengan biaya sendiri difasilitasi oleh Travel Umaro sedangkan 49 orang lainnya kembali ke Gorontalo, juga dengan biaya sendiri," kata Mantan Kapolres Bone Bolango tersebut.

"Saat ini Subdit I Ditreskrium sedang mendalami kasus ini, dan dari keterangan penyidik, hingga saat ini baru 1(satu) orang yang melapor ke Polda Gorontalo," ujar Kabid Humas.

Selanjutnya Kabid Huas Wahyu Tri Cahyono mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih Biro Perjalanan Haji Umroh.

"Dari kasus ini, diingatkan kepada seluruh masyarakat, agar berhati-hati dalam memilih Biro Perjalanan Haji atau Umroh, Silahkan pilih Biro-Biro resmi yang direkomendasikan oleh Departemen Agama, jangan memilih Biro Perjalanan yang belum jelas, jangan mudah tergiur dengan iming-iming harga murah," imbau WTC sapaan akrab Kabid Humas Polda Gorontalo ini.(bh/ra)




 
   Berita Terkait > Penipuan
 
  Polisi Amankan 91 Pelaku Penipuan Online, Mayoritas Warga Negara Tiongkok
  Polda Gorontalo Dalami Laporan Penipuan Modus Jasa Pemberangkatan Umroh
  Dituding Tipu Hingga 4 Miliar Lebih, Suhendra Chudiharja Diadili
  Polisi Bongkar Kasus Penipuan CPNS yang Telah Berlangsung Sejak 2010
  FBI Memburu 'Ratu Penipu Hollywood' yang Mengirim dan Memperdaya Korban ke Jakarta
 
ads1

  Berita Utama
Pentingnya Peran DPRD Provinsi untuk Dilibatkan dalam Musrembang Desa

Polda Metro Jaya bersama Stakeholder Luncurkan Layanan Digital E-TLE Development Program

Jaksa KPK Tuntut Hakim Kayat 10 Tahun Penjara

Pengedar Sabu di Jakarta Timur Didor, PMJ: Pelaku Sempat Rebut Senjata Polisi

 

ads2

  Berita Terkini
 
Para Pemohon Uji UU KPK Sampaikan Perbaikan

Jumlah ASN Penguji UU BPJS Bertambah

Hadapi Pemakzulan karena 'Menyalahgunakan Wewenang', Presiden Trump: 'Lakukan Sekarang'

'Masjid Ramah Lingkungan' Pertama di Eropa Diresmikan Presiden Turki

Saung Edukasi Pengelolaan Sampah di Jakbar Diresmikan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2