Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Polsek Kebon Jeruk Sita 1,3 Kg Sabu Senilai Rp 2 Miliar Hasil Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Lapas
2020-09-12 21:47:37
 

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol R.Sigit Kumono bersama jajarannya menunjukkan barang bukti paket sabu.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Unit Narkoba Polsek Kebun Jeruk Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap tindak pidana peredaran narkoba jenis sabu di sebuah kawasan Duri Kepa Kebon Jeruk Jakarta Barat. Dari pengungkapan itu, polisi menyita sebanyak 1,3 kg dan menangkap 2 pelaku sindikat pengedar kelas kakap serta 5 pengecer paket sabu.

Kapolsek Kebun Jeruk Kompol Sigit Kumono didampingi Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Yudi dan Panit Narkoba Iptu Subartoyo mengatakan, pengungkapan berawal dari tertangkapnya pengecer kecil yang biasa beredar di wilayah Kebun Jeruk. Dari penangkapan itu polisi melakukan pengembangan, alhasil dua pria pengedar narkoba kelas kakap berhasil ditangkap.

"Kedua pria berinisial MHL (30), AGL (37) diamankan di wilayah Duri Kepa, Kampung Guci, Kebon Jeruk, Jakarta Barat," ujar Sigit di Mapolsek Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Jum'at (11/9) kemarin.

"Sabu yang bernilai hampir 2 miliar rupiah itu ditemukan dalam salah satu kamar kos milik salah seorang tersangka yang diamankan," ungkap Sigit.

Dalam hasil pemeriksaan, kedua pengedar yang diamankan ternyata sudah beraksi sejak bulan Maret 2020.

"Mereka sudah 15 sampai 20 kali mengedarkan sabu," terang Sigit.

Petugas menduga kuat peredaran barang haram itu dikendalikan oleh napi di dalam Lapas.

Sementara, pihak Polsek Kebon Jeruk bersama Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat masih mendalami kasus narkoba jaringan Lapas tersebut.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 112 dan 114 KUHP tentang penyalahgunaan dan peredaran narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.(bh/amp)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Indef: Pembangunan Infrastruktur Salah Perencanaan dan Wariskan Utang Rp 20,5 Juta Per Penduduk RI

Sudah Siapkan Koper, Akankah Din Syamsuddin Ditangkap?

PKS Sesalkan UU ITE Dijadikan Dasar Penetapan Tersangka Aktivis KAMI

Indonesia Masuk Top 10 'Tukang Utang', Iwan Sumule: Kalau Kata Jokowi, Masih Lebih Baik Dari Negara Lain

 

ads2

  Berita Terkini
 
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Indef: Pembangunan Infrastruktur Salah Perencanaan dan Wariskan Utang Rp 20,5 Juta Per Penduduk RI

Pasal-pasal Oligarkis yang Penuh Konflik Kepentingan Pebisnis Tambang dan Energi Kotor di UU Cipta Kerja

Polisi: Diduga Cai Changpan Memilih Bunuh Diri karena Terdesak

Siap Demo Besar- besaran, 5 Ribu Mahasiswa Bakal Kepung Istana Besok

UU Cipta Kerja: Mendobrak Kelambanan Birokrasi

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2