Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
PTPN
Puluhan Kilometer Jalan Hancur, PTPN I Cot Girek Diam Saja
Thursday 19 Mar 2015 20:41:34
 

Tampak lokasi jalan yang rusak parah dan hancur PTPN I Cot Girek, Aceh Utara.(Foto: BH/sul)
 
ACEH, Berita HUKUM - PT. Perkebunan Nusantara I (Persero) Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara dituding abaikan lingkungan sekitar. Pasalnya, puluhan kilometer jalan di kecamatan itu rusak parah dan tak kunjung juga diperbaiki.

“Kami sudah beberpa kali telah mengajukan permohonan kepada perusahaan tersebut agar memperbaiki jalan, namun tak ditanggapi. Padahal jalan itu selalu dilintasi truk pengangkut tandan buah sawit (TBS),” ujar Keuchik Gampong Tempel, Cot Girek, Hasan Nurdin, Kamis (19/3).

Menurut Hasan, selain persoalan jalan, masyarakat juga pernah mengajukan permohonan dana untuk pembangunan Masjid, namun itu pun tak kunjung diberikan oleh perusahaan plat merah. Dirinya pun tak menampik, bahwa selama ini pernah diberikan bantuan berupa yaitu dua ekor Sapi ketika bulan puasa, dan tikar untuk masjid, namun selebihnya tidak ada.

Senada dikatakan Keuchik Gampong Lhok Meureubo, Jamaluddin. Dia mengaku, masyarakat pernah meminta supaya tanggul yang jebol diperbaiki untuk mengatasi banjir di kawasan Cot Girek. Akan tetapi tak kunjung juga direspon, padahal pihaknya tidak meminta banyak, menurutnya hanya untuk kepentingan masyarakat.

“Kami menilai perusahaan tersebut tidak peka terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Keluhan masyarakat tersebut juga diamini Camat setempat, Usman K. Kepada BeritaHUKUM.com, dia mengatakan PT. PN-I sangat sedikit memberikan bantuan kepada warga. Padahal, kata dia, saat ini kebutuhan yang sangat mendesak bagi masyarakat setempat adalah pembangunan jalan, karena petani sangat kesulitan megangkut hasil kebun akibat jalan rusak, dan jalan berdebu yang dapat menyebabkan penyakit pernapasan pada masyarakat.

LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Aceh Utara sangat menyayangkan sikap perusahaan tersebut yang dinilai kurang memperhatikan masyarakat di lingkungan perusahaan.

"Seharusnya perusahaan peka terhadap lingkungan, bukan malah acuh tak acuh," tandas Ketua LSM KCBI Aceh Utara, Radikun.

Sementara itu, Asisten Personalia PT.PN-I, Cot Girek, Abdul Wahab Tursina, membantah jika pihaknya tidak merespon keluhan masyarakat di lingkungan perusahaan.

“Kami selalu merespon keluhan masyarakat, bahkan hubungan perusahaan dengan masyarakat lungkungan selama ini berjalan baik,” ujar Tursina.(bh/sul)



 
   Berita Terkait > PTPN
 
  2 Direksi Ditangkap KPK, PTPN III Terkuak Punya Utang Rp 42 Triliun
  Buruh PTPN I Cot Girek Belum Terima Gaji Selama Sebulan
  Puluhan Kilometer Jalan Hancur, PTPN I Cot Girek Diam Saja
  Akhirnya 5.705 Karyawan PTPN I Aceh Terima Pembayaran Gaji
  PTPN I Aceh Juara Satu POR-BUMN Lima Kali
 
ads1

  Berita Utama
Pemerintah Harus Melarang Mudik dan Menerapkan Karantina Wilayah

Kapolda Metro Jaya Beberkan Penangkapan 3 Bandar Sabu dengan Barbuk 27 Kg

Surat Terbuka Aktivis Mahasiswa kepada Presiden Jokowi terkait Pandemi Covid-19

Polisi Tembak Mati RD Pelaku Curanmor, 1 DPO Inisial E

 

ads2

  Berita Terkini
 
Advokat Andri Sikumbang: Berharap Majelis Hakim PN Jaksel Bebaskan M Yassin dan Sulaiman

Pemprov DKI Lakukan Disinfeksi Gunakan Drone dan Spray Darat di 5 Wilayah Kota

Buat Jus Jeruk, Jangan Lupa Masukkan Sedikit Kulitnya

Cegah Penularan Covid-19, 350 Kendaraan Operasional Ditlantas Polda Metro Disemprot Cairan Disinfektan

Pemerintah Harus Melarang Mudik dan Menerapkan Karantina Wilayah

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2