Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Masjid
Sambut Milad Ke 39 Th, Masjid Istiqlal Gandeng Mapala Gelar Aksi Bersih-Bersih
2017-02-13 06:58:26
 

Tampak Narahubung bersih-bersih Masjid Istiqlal Setyo Ramadi dan Anggota Mapala saat membersihkan Menara Masijid Istiqlal.(Foto: BH /yun)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam menyambut Milad ke 39 tahun Masjid Istiqlal menyelenggarakan aksi bersih-bersih masjid dengan menggaet kelompok Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), Diperkirakan ada 150 orang dari 20 komunitas pecinta alam di Jabodetabek.

Mereka yang tergabung dalam kegiatan tersebut akan membersihkan bagian-bagian Masjid yang sulit dijangkau. Melalui kegiatan tersebut juga diharapkan akan memicu kegiatan-kegiatan positif lainnya. Aksi tersebut dilaksanakan pada tanggal 11 - 15 Februari 2017 mulai pukul 07.00-17.00 WIB.

Narahubung kegiatan bersih-bersih Masjid Istiqlal Setyo Ramadi, Senior Mapala UI Angkatan 1982 mengatakan, kegiatan bersih-bersih Masjid Istiqlal baru dilaksanakan tahun ini. Masyarakat umum yang sukarela membantu kegiatan bersih-bersih dipersilakan berpartisipasi. Area masjid yang dibersihkan meliputi area menara 90 meter dan untuk membersihkan bagian-bagian Masjid yang sulit seperti tower. Teman-teman mahasiswa pecinta alam (Mapala) yang akan melakukannya, karena bagian itu diperlukan keterampilan khusus yang sudah biasa dilakukan oleh kelompok pecinta alam.

"Kegiatan ini ada risikonya, karena membersihkan tower yang tinggi. Teman-teman pecinta alam yang mempunyai keterampilan manjat yang akan bersihkan lokasi-lokasi yang sulit," kata Setyo, kepada awak media di pelataran masjid Istiqlal, Minggu (11/2).

Gabungan kelompok pecinta alam akan membersihkan bagian luar menara, antena, dinding, atap, lubang angin, dinding bagian dalam, tangga dan lantai. Selain itu, membersihkan kisi-kisi yang berbahan stainless di pelataran Masjid. Ada juga perusahaan yang akan membersihkan semua toilet di Masjid Istiqlal.

Dijelaskan Setyo, saat ini, sudah cukup banyak yang mendukung kegiatan bersih-bersih Masjid Istiqlal. Mapala yang akan berpartisipasi diharapkan nanti pada waktunya menggunakan seragam Mapala masing-masing. Sehingga, tampak meski berbeda seragam, tapi dapat bekerja bersama dalam mengerjakan kebaikan.

Menurut Setyo, mereka yang akan membersihkan tower Masjid Istiqlal akan dilatih terlebih dahulu oleh perusahaan Indorope selama tiga hari. Jadi, yang bekerja di tower akan diberi pelatihan terlebih dahulu, karena tetap ada perbedaan antara hobi dan pekerjaan.

"Kita boleh jago manjat, caving, tali temali. Tapi, kita nggak pernah membersihkan goa, meski keterampilan utama sudah bisa tetap harus ditambahkan sedikit," ujarnya.

Setyo berharap, nanti kegiatan bersih-bersih masjid bisa diikuti kegiatan lain sepanjang tahun. Contohnya, ada kelompok lain yang melakukan kegiatan penanaman pohon bersama.

Daftar kelompok yang ikut bersih-bersih Masjid Istiqlal yang tergabung sementara diantaranya; Mapala UI, Trupala SMUN 6, Wanadri, Mapala Agrawitaka Moestopo, Jagrawecya Unsoed dan Mapatri, seperti yang dilansir dari publikasi Mapala PTM.

"Jadi festivalnya adalah bagaimana masyarakat dengan uangnya sendiri, dengan tenaganya sendiri, nggak perlu uang negara, itu bisa berbuat untuk masjid," tuturnya.

Menurut Setyo, kegiatan bersih-bersih Masjid Istiqlal juga dalam rangka 'Milad Masjid Istiqlal' yang ke-39. Masjid Istiqlal, peresmiannya dilakukan oleh presiden Soeharto pada tanggal 22 Februari 1978. Kegiatan bersih-bersih merupakan wujud perayaan kegembiraan sebagai anak bangsa Indonesia. Masjid Istiqlal, Monas, dan Istana Negara merupakan simbol kekuatan bangsa yang menggambarkan ketuhanan, kemanusiaan, dan kenegaraan.

Masjid Istiqlal (arti harfiah: Masjid Merdeka) adalah masjid nasional negara Republik Indonesia yang terletak di pusat ibukota Jakarta. Bangunan utama masjid Istiqlal dimahkotai satu kubah besar berdiameter 45 meter yang ditopang 12 tiang besar. Menara tunggal setinggi total 96,66 meter menjulang di sudut selatan selasar masjid. Masjid ini mampu menampung lebih dari dua ratus ribu jamaah.(bh/yun)




 
   Berita Terkait > Masjid
 
  Yandri Susanto Minta Polisi Usut Kasus Perobohan Masjid di Sragen
  Menag Yaqut Tak Bandingkan Suara Adzan dengan Gonggongan Anjing, Berikut Klarifikasi dari Kemenag
  Ketua MUI Nilai Tak Pantas Menag Yaqut Bandingkan Toa Masjid dengan Gonggongan Anjing
  Masjid Istiqlal Pasca Direnovasi, Potensi Ikon Wisata Religi Global Berbasis Digital
  Sambut Milad Ke 39 Th, Masjid Istiqlal Gandeng Mapala Gelar Aksi Bersih-Bersih
 
ads1

  Berita Utama
Bareskrim Polri Rilis Pemulangan DPO Peredaran Gelap Narkoba 179 Kg Sabu dari Malaysia, AA Juga Ternyata Pedagang Ikan

Polri dan Bea Cukai Teken PKS Pengawasan Lalu Lintas Barang Masuk RI, Cegah Kejahatan Transnasional

Bentrok TKA China di Morowali, Komisi VII Minta Izin PT GNI Dicabut

Kuota Haji 2023 Sebanyak 221 Ribu, Tidak Ada Pembatasan Usia

 

ads2

  Berita Terkini
 
Polemik Data Beras, Komunikasi Publik Antar 'Stakeholder' Pemerintah Harus Terbangun Baik

Amerika Serikat Lacak 'Balon Pengintai' yang Diduga Milik China - Terbang di Mana Saja Balon Itu?

Foto-foto The Beatles yang Hilang Ditemukan, Sir Paul McCartney 'Dibanjiri Emosi'

Tujuh Isu Keumatan yang Dicetuskan Muhammadiyah Perlu Diperhatikan

Terdakwa Eddy Kasus Pemalsuan Divonis 1,3 Tahun Penjara, Pengacara Terdakwa Nyatakan Banding

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2