Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Samsat
Satpas SIM Daan Mogot Pangkas Jam Layanan dan Beri Dispensasi Perpanjangan Hingga 29 Mei
2020-03-28 05:32:21
 

Situasi pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Jakarta Barat, masa tanggap darurat pandemi virus corona Covid-19.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Seksi (Kasi) Surat Izin Mengemudi (SIM) Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Lalu Hedwin Hanggara mengatakan, ada pemangkasan waktu operasional layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot Jakarta Barat selama masa tanggap darurat pandemi (penyebaran) virus corona atau Covid-19.

"Untuk kantor Satpas SIM disini (Daan Mogot) dilakukan pembatasan jam pelayanan, yang biasanya jam 08.00 sampai 16.00 WIB, (selama wabah covid-19) kita batasi dari pukul 08.00 sampai 13.00 WIB," kata Lalu Hedwin
kepada wartawan di kantor Satpas Daan Mogot, Jakarta Barat, Jum'at (27/3).

Lalu Hedwin menjelaskan pemangkasan waktu layanan di Satpas SIM Daan Mogot Jakarta Barat seiring dengan penutupan seluruh gerai layanan SIM termasuk layanan SIM keliling yang beroperasi di Jakarta, sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19.

"Layanan SIM di wilayah Polda Metro Jaya saat ini ada beberapa gerai yang memang tidak melaksanakan pelayanan, dalam hal ini ada di mal-mal dan pusat perbelanjaan masyarakat," ujar Kasi SIM Daan Mogot ini yang akrab disapa Pak Lalu.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo telah menyampaikan perihal penutupan seluruh gerai layanan SIM dan layanan SIM Keliling sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19.

"Rencana kami tutup hari ini (27/03/2020) SIM Keliling dan gerai SIM yang ada di mal-mal," kata Sambodo seperti dilansir Cnnindonesia.

Selain pembatasan waktu layanan, lanjut Lalu menambahkan, untuk warga yang terlambat memperpanjang SIM karena perkembangan situasi, Ditlantas Polda Metro Jaya akan memberikan dispensasi sampai tanggal 29 Mei 2020.

ôKita berikan dispensasi sampai tanggal 29 Mei, sambil kita menunggu perkembangan situasi, diberikan dispensasi kebijakan kepada yang (masa berlaku) SIM-nya habis bahkan setelah masa itu lewat bisa laksanakan perpanjangan SIM tanpa membuat SIM baru," paparnya.

"Dan bagi ODP (orang dalam pemantauan), dan PDP (pasien dalam pengawasan) atau yang sedang dirawat karena terindikasi covid-19 ini, boleh melakukan perpanjangan SIM setelah sehat dengan membawa surat keterangan dari dokter," tambahnya.

Ditempat sama, Lalu juga menyampaikan dalam rangka pencegahan penyebaran dan penularan covid-19, pengunjung layanan Satpas SIM Daan Mogot agar senantiasa mengikuti arahan petugas untuk menjaga jarak dan memakai masker serta mencuci tangan setiap berinteraksi.

"Kepada masyarakat yang berkunjung (Satpas) kita terapkan jarak minimal satu meter. Jadi ruang-ruang tunggu dan fasilitas yang digunakan kita batasi jaraknya," ungkap Lalu.

"Pengunjung agar mengikuti SOP yang disampaikan oleh petugas, seperti untuk mencuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh dan diupayakan masyarakat membawa masker. Dimohon agar masyarakat mengikuti prosedur dan mematuhinya," tandasnya.(bh/amp)



 
   Berita Terkait > Samsat
 
  Kekaguman Seorang Jaksa terhadap Pelayanan Satpas SIM 1221 Polrestro Depok: Ramah dan Patuhi Prokes
  Samsat Cikokol Adakan Pelayanan Khusus Pemilik STNK & BPKB yang Rusak atau Hilang Akibat Banjir
  Telah Terapkan Prokes dengan Baik, Dirlantas Polda Metro Apresiasi Samsat Kabupaten Bekasi
  Wajib Pajak Sebut Penerapan Prokes di Kantor Samsat Jakarta Pusat & Jakarta Utara Telah Berjalan Baik
  Masyarakat Merasa Puas Terhadap Penerapan Prokes di Satpas SIM 1220 Polrestro Bekasi Kota
 
ads1

  Berita Utama
Cetak Sejarah, Akhirnya Kyai Said Aqil PBNU Dapat Jatah Komisaris BUMN

Pembukaan Investasi Miras Ancam Kehidupan Rumah Tangga Keluarga Indonesia

HNW: Masyarakat Menolak Penghapusan Santunan Korban Covid-19

Waketum MUI: Kerumunan Jokowi dan Rizieq Cukup Dihukum Denda

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim Polri Hentikan Penyidikan Kasus 6 Laskar FPI

Begini Keterangan Ali Said Setelah Dikeluarkan dari Perusahaan Tanpa RUPS

Cukai Tembakau Naik, DPR Dorong Insentif Bagi Industri HPTL

Selamat Jalan 'Brigade Sejati' Brigadir Anumerta Herlis, Tunai Sudah Janji Bhaktimu

Earthling Indonesia, Cara Kaum Muda Berbuat Baik untuk Bumi

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2