Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    
Duka Cita
Sebelum Meninggal, Berat Badan Artis Pretty Asmara Turun Drastis
2018-11-04 16:17:08
 

Pretty Asmara.(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Artis Pretty Asmara meninggal dunia pagi ini. Pretty meninggal dunia di usia ke 41 tahun. di Rumah Sakit Pengayoman, Jakarta Timur. Penyebab meninggalnya Pretty diduga karena mengidap penyakit paru-paru.

Ia beberapa kali sempat keluar masuk rumah sakit untuk memeriksakan kesehatannya. Ternyata selama menjalani pengobatan, berat badan Pretty turun hingga 40 kilogram.

"Waktu di rumah sakit pertama kan dia turunnya 30 kilogram tuh, pasdi Rumah Sakit Polri turun lagi 10 kilogram. Kayaknya dia udah turun 40 kilo dalam jangka waktu seminggu atau dua mingguan aja," ucap sahabat Pretty, Ade Nurul, saat ditemui di Rumah Sakit Pengayoman, Jakarta Timur, Minggu (4/11).

"Dia juga kalau makan perutnya sudah mual katanya," jelasnya lagi.

Jenazahnya akan dibawa di tempat asalnya yang berada di Lumajang, Jawa Timur. Siang ini, jenazah dibawa keluar dengan ambulance dari Rumah Sakit Pengayoman sekitar pukul 13.15 WIB.

Jenazah nanti malam akan dibawa langsung ke Lumajang. Ibu kandung dan kakaknya pun berada di sana.

"Jam 19.30 kami akan terbangkan ke Lumajang. Naik pesawat Garuda," lanjut Annabela, salah satu sahabat almarhumah Pretty juga.

Pesinetron 'Saras 008' itu meninggal dunia diduga karena sakit paru-paru dan hati yang diidapnya.

Ini Pernyataan Resmi dari Dokter soal Meninggalnya Pretty Asmara
Setelah selama satu bulan ini ia hampir beberapa kali bolak-balik rumah sakit untuk proses penyembuhannya. Pihak rumah sakit pun menyatakan pesinetron 'Saras 008' itu didiagnosis mengidap gangguan hati dan paru-paru.

"Masuk ke kami itu tanggal 18 bulan 10 2018 pukul 6 sore itu. Pertama pasien a.n Pretty Asmara masuk ke kami dengan keluhan sesak. Sedangkan banget kemudian pusing diperiksa sama dokter IGD. Kemudian dokter IGD langsung ke dokter spesialis paru, dengan keluhan pertama sesak," jelas dr. Daniel selaku kepala rumah sakit Pengayoman saat ditemui di rumah sakit Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (4/11).

Pihak rumah sakit langsung mengambil tindakan untuk memberikan oksigen dan infus dikarenakan ada gangguan dari hati juga.

"Tahap pertama kasih infus kemudian rawat inap. Besoknya diperiksa dokter spesialis itu ada pembesaran di hati, ada gangguan fungsi hati juga, selain gangguan fungsi paru. Ada penimbunan cairan antara paru-paru dengan pembungkus paru-paru. Di situ kemungkinan kita cari penyebabnya. Penyebabnya itu karena infeksi karena proses keganasan juga bisa, akhirnya kita periksa," jelas dr. Daniel.

Sayangnya, sebelum proses pemeriksaan selesai, Pretty telah meninggal dunia. Padahal sebelumnya kondisi Pretty sudah mulai membaik.

"Tapi belum keluar hasil pemeriksaannya keburu meninggal. Jadi pas di sini keadaannya udah mulai membaik. Tiba-tiba semalam drastis penurunan kita pasang oksigen. Pasien sudah gelisah terus dicabut oksigennya beberapa kali dipasang oksigen dicabut. Nggak lama menghembuskan napas terakhir," tukasnya.
(vep/wes/detik/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Duka Cita
 
  Stephen Hillenburg: Penghormatan dan 'Tahlil' untuk 'Warga Bikini Bottom Masih Berduka'
  Sebelum Meninggal, Berat Badan Artis Pretty Asmara Turun Drastis
  Ustadz Hari Moekti, Mantan Rocker Berhijrah Jadi Pendakwah Telah Wafat
  Pendiri PKPI Tatto Sugiarto Pradjamanggala Wafat di Usia 80 Tahun
  Pendiri Matahari Store, Hari Darmawan Meninggal Dunia di Sungai Ciliwung
 
ads

  Berita Utama
Kapolri Memimpin Upacara Sertijab Sejumlah Pati Polri dan 5 Kapolda

Said Didu: Sejak Awal Esemka Cuma Mobil Bohongan!

Abu Bakar Ba'asyir Tidak Bebas, BPN Prabowo-Sandi: Siapa Yang Sebar Hoax Jokowi Atau Yusril?

Update Banjir Sulawesi Selatan, BNPB Mencatat 8 Orang Meninggal, 4 Orang Hilang

 

  Berita Terkini
 
Pengusaha Asing Kabur dan Ribuan Pekerja Tidak Dibayar Upahnya, Dimana Tanggung Jawab Pemerintah?

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok Sudah Keluar Bebas dari Rutan Mako Brimob

Kapolri Memimpin Upacara Sertijab Sejumlah Pati Polri dan 5 Kapolda

Perlu Terobosan Penanganan Dampak Bencana

Pengusaha di Begal dan Dibacok Setelah Keluar dari Bank, Uang Rp 600 Juta Dibawa Kabur

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2