Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI-Polri
TNI-Polri Evakuasi 8.000 Warga Korban Tanggul Jebol Citarum ke 16 Titik Pengungsian
2021-02-23 06:42:47
 

Tampak Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman saat meninjau lokasi dan membagikan bansos kepada korban banjir di Bekasi.(Foto: Istimewa)
 
BEKASI, Berita HUKUM - Personel gabungan TNI-Polri dan Basarnas telah mengevakuasi sekitar 8.000 warga korban tanggul jebol sungai Citarum, Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Ribuan warga itu pun kemudian diungsikan ke tenda-tenda yang tersebar di 16 titik pengungsian.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman saat meninjau lokasi terdampak, di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin (22/2).

Dudung menjelaskan, tenda pengungsian disebar di banyak titik untuk mengantisipasi penularan virus Covid-19.

"Terdapat 16 titik pengungsian agar nggak menumpuk. Ada 8.000 warga yang sudah masuk pengungsian," terang Dudung.

Ia juga mengatakan, para pengungsi diberikan imbauan agar tetap menjaga protokol kesehatan selama berada di tenda pengungsian.

"Ya tetap kita tekankan kepada mereka agar jaga jarak, prokes tetap kita laksanakan," lugasnya.

Kemudian, tambah Dudung, jajaran TNI-Polri juga membagikan masker kepada masyarakat di tenda pengungsian. Hal tersebut untuk memastikan para pengungsi tetap memakai masker untuk mencegah timbulnya klaster Covid-19.

"Saya dan Pak Kapolda tadi bagi-bagi masker. Tenaga kesehatan juga disiapkan dari Polda, Kodam Jaya, dan Dinkes. Dari Pemda ini akan dikirim lagi tenda dengan tenaga medis dari Kesdam Jaya," kata Dudung.

Lanjut Dudung menyampaikan, jajaran TNI-Polri dan Basarnas hingga kini terus mengevakuasi korban yang terdampak tanggul jebol Citarum tersebut. Bahkan, Pangdam Jaya mengakui ada beberapa warga yang enggan dievakuasi lantaran memilih menjaga hartanya.

Namun demikian, TNI-Polri tetap mengupayakan evakuasi para wanita dan anak-anak yang rentan.

"Khusus ibu-ibu dan anak kecil kita evakuasi. Bila ada yang nunggu hartanya kita tetap kirimkan bantuan melalui LCR," lugasnya.

Di tempat sama, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengungkapkan, pihaknya akan mengirimkan bantuan logistik kepada warga yang bertahan di rumahnya.

"Di beberapa titik masyarakat banyak yang nggak mau tinggalkan rumah. Itu gunanya pasukan akan datangi untuk berikan bantuan makanan untuk pastikan mendapat suplai logistik cukup," ungkap Fadil.

Sebelumnya diberitakan, jajaran Polda Metro Jaya telah memberikan bantuan bagi korban banjir di wilayah Kabupaten Bekasi dan membuka dapur umum serta membuat 500 sampai 750 makanan yang akan dibagikan kepada korban banjir luapan Sungai Citarum tersebut. Tercatat ada sekitar 10.000 KK di empat desa di Kabupaten Bekasi.(hum/bh/amp)



 
   Berita Terkait > TNI-Polri
 
  TNI-Polri Evakuasi 8.000 Warga Korban Tanggul Jebol Citarum ke 16 Titik Pengungsian
  Sinergitas TNI-Polri Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19
  Kapolres Madiun Silaturahmi ke Lanud Iswahjudi, Tingkatkan Sinergi TNI - Polri
  Polda Metro Bagikan 1.000 Masker Logo TNI-Polri
  Panglima TNI berikan Kejutan Kepada Kapolri di HUT Polri ke-74
 
ads1

  Berita Utama
Pembukaan Investasi Miras Ancam Kehidupan Rumah Tangga Keluarga Indonesia

HNW: Masyarakat Menolak Penghapusan Santunan Korban Covid-19

Waketum MUI: Kerumunan Jokowi dan Rizieq Cukup Dihukum Denda

Jokowi Bagi Suvenir Picu Kerumunan di NTT, Munarman: Bisa Kena Pasal Penghasutan

 

ads2

  Berita Terkini
 
Dua Terdakwa Kasus Penipuan Dituntut Jaksa 18 Bulan Penjara

Kekaguman Seorang Jaksa terhadap Pelayanan Satpas SIM 1221 Polrestro Depok: Ramah dan Patuhi Prokes

Satres Narkoba Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu di Rutan Polres Metro Jaksel

Kejati Jawa Barat Lantik Kejari Indramayu Denny Achmad Beserta Pejabat Esselon lll Lainnya

Wamenkes: Mendiagnosa Covid-19 Lebih Dini Mencegah Kematian

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2