Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Peradilan    
Pemalsuan
Terdakwa Arwan Koty Disuruh Jaksa Menghadap Kasipidum, Namun 4 Kali Sia-sia
2021-08-26 16:24:40
 

Terdakwa Arwan Koty didampingi istrinya Finny Fong bersama kuasa hukum Aristoteles M.J Siahaan, SH.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Terdakwa perkara dugaan laporan palsu Arwan Koty didampingi istrinya Finny Fong bersama kuasa hukum Aristoteles M.J Siahaan SH menyambangi kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) untuk bertemu Kepala Seksi Pidana Umum, Windro Tumpal Halomoan Munthe.

Tujuan kedatangan mereka itu untuk memenuhi arahan yang disampaikan Jaksa Sigit Hendradi, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara Arwan Koty.

Pasalnya istri terdakwa mendapatkan pesan dari Whatsapp Jaksa Sigit yang menyatakan bahwa pimpinannya selaku Kasi Pidum ingin bertemu dengan terdakwa Arwan Koty. Walaupun mereka telah berkunjung, namun tidak berhasil bertemu, dan kedatangan ini, sudah yang ke empat kalinya diakukan. Tetap aja tak berhasil ketemu.

"Ini kunjungan kami yang ke empat kali. Sebelumnya kami juga pernah menunggu sampai empat jam, tapi tak jua ketemu," ujar Finny Fong di kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada, Rabu (25/8).

Lebih lanjut Ia mengatakan apa maksud Kasi Pidum itu ya, menyuruh kami datang untuk menjelaskan terkait surat dakwaan JPU yang dalilnya dihentikan Penyidikan berdasarkan dua surat ketetapan tentang penghentian Penyelidikan yang ramai pemberitaannya di media, tapi dia tidak berkenan menerima kunjungan kami? ucap Finny Fong bertanya-tanya sambil menunjukkan bukti screenshot chat WA Kasdum Winro dengan JPU Sigit Hendradi yang menyuruhnya datang.

Menanggapi hal itu, Kasi Pidum Kejari Jaksel Windro Tumpal Halomoan Munthe mengatakan bahwa perkara dengan terdakwa Arwan Koty itu berkasnya dari Kejaksaan Agung.

"Untuk apa saya menemui mereka, karena berkas perkaranya itu dari Kejaksaan Agung. Kalau mau bertemu, silakan saja temui Jaksa nyatakan Pak Sigit," pungkas Windro via telpon Whatsapp kepada wartawan di Jakarta.(bh/ams)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Demokrat Minta Presiden Jelaskan Alasan APBN Boleh Digunakan untuk Proyek Kereta Cepat

Kemenag: Antisipasi Kasus Baru Covid, Libur Maulid Nabi Digeser 20 Oktober

Khawatir Presiden Terpilih Bukan Orang Indonesia Asli, Guru Honorer SMK Uji UU Pemilu

Kartunis Swedia yang Menggambar Nabi Muhammad Tewas Kecelakaan

 

ads2

  Berita Terkini
 
Sederet Fakta Soal Banteng Vs Celeng di PDIP

Tak Ada Pengibaran Merah Putih di Piala Thomas, Legenda Bulutangkis Indonesia: Memalukan!

Tim Indonesia Tundukkan Regu China 3-0, 'Kemenangan untuk Seluruh Rakyat'

Resmi, Jakarta Tuan Rumah Balap Mobil Listrik Formula E 2022

Di Pedalaman Indonesia, Banyak Sekolah Muhammadiyah Berdiri Lebih Dulu Daripada Sekolah Pemerintah

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2