Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Islam
Tunjukkan Solidaritas, Lampu JPO GBK Visualkan Warna Bendera Selandia Baru
2019-03-17 12:39:26
 

Sebagai bentuk solidaritas dan ungkapan duka cita, selama seminggu, kombinasi warna di Jembatan Penyeberangan Orang Gelora Bung Karno (JPO GBK) akan terus membentuk warna-warna bendera Selandia Baru.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta turut berbelasungkawa atas peristiwa teror biadab di Kota Christchurch, Selandia Baru, yang menewaskan 49 orang umat islam.

Sebagai bentuk solidaritas dan ungkapan duka cita, selama seminggu, kombinasi warna di Jembatan Penyeberangan Orang Gelora Bung Karno (JPO GBK) akan terus membentuk warna-warna bendera Selandia Baru.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan, penayangan kombinasi warna di JPO GBK tersebut merupakan bentuk dukungan Jakarta kepada Selandia Baru. Terutama keluarga korban penembakan massal di dua masjid tersebut.

"Ini sesuai dengan arahan Pak Gubernur," ujarnya Sabtu (16/3).

Hari menjelaskan, sejak malam tadi, JPO GBK telah menayangkan tiga kombinasi warna yang ada di bendera tersebut yakni merah, biru, dan putih.

"Setiap harinya, desain tata lampu itu akan mulai dinyalakan pukul 18.00 hingga 05.00 pagi," terangnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mengucapkan turut berduka cita melalui media sosialnya.

"Atas nama warga Jakarta, kami turut berbelasungkawa bagi keluarga yang ditinggalkan dan juga kepada komunitas Muslim di Selandia Baru," ujar Anies dalam video yang diunggah di akun media sosial resminya.

Anies menyampaikan, Jakarta bersama dalam solidaritas dengan warga Christchurch. Warga di kota itu, lanjut dia, terkenal karena kedamaian, keterbukaan, dan keramahan terhadap semua orang dari berbagai golongan.

"Kami percaya pemerintah Selandia Baru sedang menangani tragedi ini dengan serius dan keadilan pasti akan ditegakkan," tandasnya.(beritajakarta/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Islam
 
  Fadli Zon: Perusakan Mushola di Minahasa Tindakan Barbar, 'Saya Pancasila' Hanya di Bibir
  Ingatkan Menteri Agama, Anton Tabah: Kasus Perusakan Mushola di Minahasa Adalah The Real Radicalsm
  DPR Desak Parlemen Negara-negara OKI Kirim Delegasi ke Xinjiang dan Yerusalem
  Viral Mushola Dirusak, MUI: Jangan Cuma Teriak 'Saya Pancasila' Tapi Nihil Pengamalannya!
  Hidayat Nur Wahid: Umat Beragama Harus Jadi Solusi Konflik
 
ads1

  Berita Utama
Golkar Prioritaskan Kader Berpotensi di Pilkada 2020 dan Klaim Tanpa Mahar

Polisi Temukan 3 Jenis Narkoba Saat Geledah Artis Vitalia Sesha

Bareskrim Polri Musnahkan Barbuk Narkoba Sitaan Hasil Penindakan Desember 2019 - Februari 2020

Kampung Hukum Mahkamah Agung: E-Litigasi Wujud Peradilan Modern di Indonesia

 

ads2

  Berita Terkini
 
Medsos Berpengaruh terhadap Perkembangan Paham Intoleransi

Hadapi Rawan Pangan dan Stunting di Indonesia, Dompet Dhuafa Ajak Semua Elemen Turut Mengatasi

Jaksa Agung Melantik 3 Pejabat Esselon 1

Kakak Beradik Korban Investasi Puluhan Milyar

Golkar Prioritaskan Kader Berpotensi di Pilkada 2020 dan Klaim Tanpa Mahar

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2